JAKARTA – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyampaikan apresiasi luar biasa atas pencapaian gemilang Timnas U17 Indonesia yang mencatatkan sejarah sebagai satu-satunya wakil Asia Tenggara di Piala Dunia U17 2025.
Kepastian itu diperoleh usai Garuda Muda menutup fase Grup C Piala Asia U17 2025 dengan kemenangan meyakinkan 2-0 atas Afghanistan.
Dua gol di masa injury time dari Fadly Alberto Hengga dan Zahaby Gholy menjadi penentu kemenangan dan tiket eksklusif menuju babak delapan besar.
Bertanding di Prince Abdullah Al Faisal Stadium, Jeddah, Arab Saudi, pada Kamis (10/4/2025) atau Jumat dini hari WIB, skuad asuhan Nova Arianto menunjukkan performa solid dan konsisten.
Kemenangan ini mengantar Indonesia mengunci posisi puncak klasemen dengan perolehan sembilan poin sempurna, unggul atas Korea Selatan.
Erick pun menegaskan bahwa keberhasilan ini menjadi bukti nyata kemajuan sepak bola usia muda Indonesia di panggung Asia.
“Kemenangan atas Afghanistan memastikan Timnas U17 menjadi satu-satunya tim Asia Tenggara yang lolos ke babak 8 besar Piala Asia U17,” ujar Erick, mengutip unggahannya di akun Instagram pribadi dari Jakarta, Jumat (11/4/2025).
Capaian ini pun menjadi pembeda yang mencolok dibandingkan tim-tim ASEAN lainnya.
Amankan Tiket Piala Duni U17
Keberhasilan Timnas U17 Indonesia melangkah ke perempat final Piala Asia U17 2025 sekaligus mengamankan tiket ke Piala Dunia U17 merupakan pencapaian luar biasa yang membuat Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, bangga.
Lebih dari sekadar prestasi teknis, Indonesia kini menjadi satu-satunya wakil ASEAN yang tetap bertahan di turnamen bergengsi ini.
Dalam laga terakhir fase grup, Garuda Muda tampil taktis dan disiplin. Dua gol telat di masa tambahan waktu mencerminkan mental juara yang sudah mulai tertanam di skuad muda Merah Putih.
Di sisi lain, tim-tim dari ASEAN seperti Thailand dan Vietnam harus mengakhiri kiprah mereka lebih awal.
Thailand tersungkur tanpa poin di dasar Grup A, sedangkan Vietnam gagal lolos dari Grup B meski mengumpulkan tiga hasil imbang.
“Kita terus berikan yang terbaik untuk Merah Putih,” lanjut Erick dalam pernyataannya.
Ia juga menyampaikan bahwa meskipun berhasil mencatatkan sejarah, perjuangan belum usai.
Persaingan di babak delapan besar akan menjadi ujian yang jauh lebih berat, dan persiapan mental serta kekompakan tim akan menjadi faktor krusial.
Tak hanya melampaui Thailand dan Vietnam, Indonesia juga sukses melewati Australia yang sebelumnya menjadi juara ASEAN U16 Boys Championship 2024.
Ironisnya, Australia hanya finis di posisi ketiga Grup B dan gagal melaju ke fase gugur. Ini membuktikan bahwa jalur konsistensi dan pembinaan jangka panjang yang dilakukan Indonesia membuahkan hasil nyata.
Timnas Indonesia U17 dijadwalkan melakoni laga perempat final pada Senin malam pukul 21.00 WIB.
Mereka akan menghadapi tim peringkat kedua dari Grup D yang hingga kini masih bisa berubah.
Namun sementara ini, Tajikistan menjadi kandidat kuat lawan Garuda Muda setelah menghimpun tiga poin di klasemen Grup D.***