Frustrasi Fabio Quartararo terhadap Yamaha tampaknya sudah mencapai titik didih. Dalam sesi tes pramusim di Sirkuit Buriram, Thailand, Sabtu (21/2/2026), “El Diablo” tertangkap kamera melakukan aksi yang mengejutkan: mengacungkan jari tengah ke arah motor Yamaha V4 miliknya sendiri saat masih berada di lintasan.
Padahal, keputusan Yamaha meninggalkan mesin inline-four legendaris demi mesin V4 adalah langkah “terakhir” untuk membujuk Quartararo agar tetap bertahan. Namun, alih-alih membawa Yamaha kembali ke barisan depan, proyek ini justru menjadi bencana bagi pabrikan Jepang tersebut sepanjang pramusim 2026.
Mimpi buruk dimulai sejak tes Sepang minggu lalu:
-
Masalah Keamanan: Seluruh pembalap Yamaha sempat dilarang turun ke lintasan karena masalah mesin yang misterius.
-
Performa Lemah: Saat akhirnya bisa melaju, putaran mesin (revs) terpaksa dikurangi drastis, membuat motor kehilangan taji.
-
Cedera: Quartararo bahkan harus menderita patah jari akibat kecelakaan di hari pertama tes Sepang.
Momen “Marc Marquez” di Buriram
Aksi jari tengah Quartararo ini seolah dejavu dari momen kelam Marc Marquez di GP Jerman 2023. Saat itu, Marquez memberikan gestur serupa kepada motor Honda-nya sebelum akhirnya memutuskan hengkang.
Bagi Quartararo, gestur ini adalah puncak dari rasa muak setelah melihat rekan setim barunya di Pramac, Jack Miller, hanya tertahan di posisi ke-13, sementara dirinya terus berjuang di papan bawah.
Kamera MotoGP tidak hanya menangkap momen kemarahan di lintasan, tetapi juga menunjukkan wajah Quartararo yang tampak hancur dan putus asa saat kembali ke garasi.
Menatap Pintu Keluar: Hijrah ke Honda?
Awan mendung kian tebal bagi masa depan kolaborasi ini. Dengan performa Yamaha yang jalan di tempat, rumor kepindahan Quartararo ke Honda untuk musim 2027 semakin menguat. Ironisnya, saat Yamaha terpuruk, Honda justru menunjukkan taringnya di tes Buriram dengan menempatkan Luca Marini di posisi ketiga tercepat.
Jari tengah di Buriram mungkin bukan sekadar emosi sesaat, melainkan isyarat bahwa era emas Quartararo bersama Yamaha sudah benar-benar berakhir.