JAKARTA – Musim 2025-26 hanya tinggal hitungan dua pekan, dan Real Madrid sudah bersiap penuh menatap kompetisi.
Salah satu sosok sentral di skuad Los Blancos, Federico Valverde, kembali menarik perhatian usai tampil luar biasa musim lalu dengan rekor 65 pertandingan — terbanyak di antara seluruh pemain klub.
Pemain internasional Uruguay itu tidak hanya menjadi andalan di lini tengah, tetapi kini juga memikul tanggung jawab besar sebagai salah satu kapten Real Madrid.
Mengutip Sport Illustrated, kepada media klub, Valverde mengaku masih terkesima bisa mengenakan ban kapten di tim sebesar Real Madrid, sekaligus merasa terhormat menjadi bagian dari sejarah panjang klub.
“Saya bangga bisa mengenakan seragam ini lagi dan menjadi salah satu kapten. Ini adalah mimpi yang dimiliki setiap anak ketika mereka mencintai sepak bola dan mulai bermain.”
“Sekarang, saya mengenakannya dan menikmatinya bersama keluarga saya. Terkadang sulit dipercaya bahwa saya adalah salah satu kapten klub ini, tetapi yang terpenting adalah menikmati setiap momen seolah-olah itu adalah yang terakhir,” kata Fede Valverde.
Semangat Baru di Bawah Xabi Alonso
Setelah jeda liburan singkat bersama keluarga, Valverde kembali ke markas latihan dengan semangat penuh.
Musim baru ini akan menjadi momen istimewa karena Real Madrid kini dilatih Xabi Alonso, legenda klub yang dikenal dengan pendekatan taktik modern.
Valverde mengungkapkan, sesi pramusim diisi dengan latihan intens untuk meningkatkan kualitas permainan dan kekompakan tim.
“Kami harus memanfaatkan setiap latihan, setiap pagi atau sore yang kami latih, secara maksimal. Kami tahu itu adalah bahan bakar kami untuk sepanjang tahun, untuk mendapatkan energi dan fokus pada apa yang diinginkan pelatih,” ungkapnya.
Menurut Valverde, fokus utama saat ini adalah penguatan taktik, pressing, penguasaan bola, dan membangun chemistry antar pemain, termasuk adaptasi pemain baru.
“Banyak taktik, terutama. Kami banyak bekerja pada tekanan, tetap bersama, sering memainkan bola, dan saling mengenal lebih baik. Pemain baru telah bergabung.”
“Kami mengadakan turnamen di tengah-tengah, tetapi masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk saling mengenal. Kami perlu lebih kompak dalam bertahan dan menyerang, itulah yang sedang kami kerjakan saat ini,” tambahnya.
Misi Merebut Tahta La Liga
Musim lalu, Real Madrid gagal mempertahankan gelar La Liga yang direbut Barcelona. Kini, dengan kombinasi pemain senior, talenta muda, dan bimbingan pelatih anyar, Valverde yakin Madrid punya modal kuat untuk merebut kembali mahkota juara.
Meski tekanan akan datang dari berbagai kompetisi, termasuk Liga Champions, Valverde menegaskan fokus utamanya adalah konsistensi dan semangat juang sejak awal musim. Baginya, setiap laga akan menjadi final yang harus dimenangkan.***