JKARTA – Raul Fernandez mencatat sejarah bagi Aprilia dengan meraih podium pertama di Buriram, Thailand, pada sprint MotoGP Sabtu (28/2/2026). Pembalap Trackhouse itu tampil mengejutkan setelah sehari sebelumnya hanya finis ke-13 di sesi kualifikasi.
Performa Fernandez berubah drastis sejak FP2, di mana ia menemukan setelan motor yang tepat. Hasilnya, ia melaju cepat di Q1 dan menempatkan diri di barisan depan bersama Marco Bezzecchi dan Marc Marquez. Dalam balapan sprint 13 lap, Fernandez berhasil menyalip Jorge Martin dan finis ketiga, mengamankan podium perdana Aprilia di Thailand.
Fernandez Akui Kelemahan Gaya Balapnya
Meski puas dengan pencapaian tersebut, Fernandez menilai masih ada kelemahan dalam gaya balapnya. “Pengemudiannya tidak sempurna. Saya masih memiliki masalah dalam pengereman yang tepat, dan tikungan saya seringkali tidak terkontrol dengan baik,” ujarnya.
Namun sorotan terbesar datang dari komentarnya soal penalti yang dijatuhkan kepada Marc Marquez. Tidak seperti Bezzecchi yang memilih bungkam, Fernandez menyampaikan kritik terbuka. “Jujur saja – saya rasa itu bukan keputusan yang baik. Menurut saya, itu cara yang salah. Saya pikir duel semacam ini justru yang membuat motorsport menjadi seperti sekarang. Dan jika, seperti yang direncanakan, tujuannya adalah untuk membuat MotoGP menjadi pertunjukan yang lebih besar, maka itu cara yang salah!” tegasnya, dilansir dari Speedweek, Minggu (1/4/2026).