JAKARTA – Ferrari akan menguji desain suspensi belakang terbaru mereka dalam sesi hari syuting yang digelar di Sirkuit Mugello, Rabu (16/7/2025). Komponen ini disebut sebagai pembaruan krusial untuk mengingatkan performa mobil SF-25, yang selama ini terkendala masalah ride-height dan kurangnya kepercayaan diri dari para pembalap, Lewis Hamilton dan Charles Leclerc.
Suspensi baru ini dijadwalkan menjalani debut resminya pada Grand Prix Belgia mendatang. Ferrari memanfaatkan hari syuting—yang dibatasi pada jarak tempuh 200 km—untuk mengonfirmasi hasil positif dari simulasi sebelumnya dan memberi kesempatan kepada Hamilton dan Leclerc untuk menjajal langsung pembaruan tersebut.
Masalah pada sistem peredaman belakang SF-25 disebut-sebut telah menjadi salah satu penyebab utama performa inkonsisten tim sepanjang musim ini. Perubahan desain ini diharapkan bisa mengatasi kekurangan tersebut, terutama setelah pembaruan lantai yang dikenalkan di GP Austria menunjukkan hasil menjanjikan.
Ferrari mencatat akhir pekan terbaiknya musim ini di Red Bull Ring, dan hampir meraih pole position di Silverstone sebelum kesalahan-kesalahan kecil di akhir sesi kualifikasi.
Musim 2025 sejauh ini belum menghasilkan kemenangan bagi Ferrari dalam 12 balapan yang sudah digelar, tetapi tim asal Maranello itu berharap pembaruan teknis ini bisa membalikkan keadaan di paruh kedua musim.
Analis F1 Sky Sports, David Croft, menyebut pembaruan di Spa sebagai “peluru terakhir” Ferrari sebelum fokus penuh pada pengembangan mobil musim 2026.
“Kami punya satu peningkatan yang akan datang di Spa untuk Ferrari, dan setelah itu, itu saja untuk tahun ini. Mereka tidak akan membawa lagi,” ujar Croft di podcast Sky Sports F1.
“Bisakah mereka memperbaiki bagian belakang mobil yang peredamnya tidak bisa meredam dengan baik karena mereka telah memindahkan kokpit dan ruang di belakang terasa sempit?… Jika desain ulang dan lantai itu berhasil, maka kita lihat saja, jika mereka mendapatkan pengaturan dan strategi yang tepat, beberapa performa yang lebih baik di paruh kedua [musim].”
Ferrari saat ini berada di posisi kedua klasemen konstruktor, tertinggal 238 poin dari McLaren dan hanya unggul 12 poin dari Mercedes. Spa-Francorchamps pun bisa menjadi titik balik—atau penutup harapan—bagi SF-25.
