Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan pengoperasian dan pembangunan 55 pembangkit listrik energi baru dan terbarukan yang tersebar di 15 provinsi. Peresmian dilakukan secara daring dari Bali, Kamis (26/6), termasuk peletakan batu pertama lima proyek pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP).
Dalam sambutannya, Presiden menyampaikan bahwa langkah ini merupakan upaya nyata menuju kemandirian energi nasional. Ia menegaskan bahwa energi bersih menjadi kunci bagi bangsa untuk menjamin masa depan yang berkelanjutan dan kehidupan yang layak bagi seluruh rakyat Indonesia.
Salah satu proyek utama yang diresmikan adalah PLTP Blawan Ijen Unit 1 di Bondowoso, Jawa Timur, yang telah memasuki tahap operasi komersial sejak Februari 2025. Pembangkit berkapasitas 34 MW ini diproyeksikan menghasilkan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sebesar Rp15 miliar per tahun, serta memasok listrik untuk sekitar 85.000 rumah tangga.
Selain itu, turut diresmikan 47 unit Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan total kapasitas hampir 28 MW di 11 provinsi, yang akan membuka akses listrik bagi lebih dari 5.000 rumah tangga di wilayah terpencil.