JAKARTA – Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt menegaskan operasi militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran akan berakhir segera setelah tujuan militer dinyatakan tercapai.
Dalam konferensi pers yang dikutip Al Arabiya, Rabu (11/3/2026), Leavitt menyatakan, “Operasi akan berakhir ketika panglima tertinggi menentukan bahwa tujuan militer telah tercapai, sepenuhnya terwujud, dan bahwa Iran berada dalam posisi penyerahan diri sepenuhnya dan tanpa syarat. Terlepas dari apakah mereka mengatakannya atau tidak.”
Ia menambahkan bahwa operasi berjalan lebih cepat dari rencana. “Kami tahu bahwa militer AS dan para pejuang pemberani kami dengan cepat dan efisien melaksanakan tujuan-tujuan ini jauh lebih cepat dari jadwal,” ujarnya.
Leavitt menekankan tujuan operasi adalah menghancurkan rudal Iran, melemahkan angkatan laut mereka, mencegah kepemilikan senjata nuklir, serta menekan proksi-proksi yang dianggap teroris di kawasan.
Sejak 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangan terhadap target-target di Iran, termasuk angkatan laut mereka di Teluk Arab. Iran membalas dengan serangan rudal dan drone ke Israel, pangkalan militer AS, serta memblokade Selat Hormuz, jalur vital perdagangan minyak dunia.