JAKARTA – Umar Batistuta (18) nyaris menjadi korban penusukan dalam aksi pemalakan bersenjata tajam di lampu merah Pulomas, Jakarta Timur, pada Sabtu malam (12/7/2025). Kejadian yang terekam kamera dan viral di media sosial itu memperlihatkan momen mencekam saat pelaku mendekati mobil korban dan mengancam dengan senjata tajam.
Menurut keterangan Kapolsek Pulogadung, Kompol Suroto, insiden bermula ketika Batistuta yang tengah mengendarai mobil Daihatsu Luxio berhenti di lampu merah. Saat itu, ia membuka kaca jendela kanan karena ingin merokok. Jendela terbuka cukup lebar hingga pelaku dengan mudah mendekat.
“Menurut keterangan korban, saat mobil berhenti di lampu merah, dia membuka kaca jendela kanan untuk merokok. Saat itulah pelaku mendekat dan mencoba memalak sambil menodongkan senjata tajam,” ujar Kompol Suroto.
Dalam video yang diunggah akun TikTok @fadilmuhamadfadil181181, pelaku terlihat memasukkan tangan ke dalam mobil sambil membawa senjata tajam. Momen itu membuat banyak warganet ikut geram dan khawatir atas keamanan di jalanan ibu kota. “Jakarta masih belum aman, gaes. Tengah malam di Simpang Pulomas Kelapa Gading ada pemalak bersajam,” tulis akun tersebut dalam unggahannya.
Beruntung, Batistuta mampu berpikir cepat. Dengan tenang, ia langsung menutup kaca jendela dan menginjak pedal gas untuk meninggalkan lokasi. Tindakannya itu menyelamatkannya dari cedera maupun kerugian materi.
“Refleks saya injak gas dan langsung pergi. Saya enggak sempat berpikir panjang, cuma takut dia benar-benar tusuk saya,” ujar Batistuta saat ditemui di rumahnya di kawasan Tugu Selatan, Koja.
Meski berhasil selamat, Batistuta mengaku masih trauma. Ia merasa beruntung bisa tetap tenang, namun khawatir jika orang lain mengalami hal serupa tapi tidak bisa bereaksi secepat dirinya. “Kalau orang lain, mungkin bisa panik dan malah terluka. Saya beruntung masih bisa tenang,” katanya.
Setelah video kejadian tersebut viral, aparat kepolisian bergerak cepat. Tim gabungan dari Resmob Polres Metro Jakarta Timur dan Unit Reskrim Polsek Pulogadung langsung melakukan penyelidikan. Petugas melacak korban melalui nomor polisi mobil yang terlihat dalam video, hingga akhirnya berhasil menemui Batistuta di rumahnya.
“Tim gabungan dari Resmob dan Unit Opsnal Polsek Pulogadung masih melakukan pengejaran terhadap pelaku,” kata Kompol Suroto.
Batistuta telah dimintai keterangan lengkap untuk membantu proses penyelidikan. Ia berharap pelaku segera ditangkap agar kejadian serupa tidak terulang.
Meski masih terguncang, Batistuta menyatakan kesiapannya untuk bersuara demi meningkatkan kesadaran masyarakat. Ia mengimbau warga agar lebih berhati-hati, terutama saat berada di jalan pada malam hari.
“Saya cerita ini supaya orang lain lebih waspada. Jangan buka jendela terlalu lebar, apalagi kalau sendirian atau saat malam,” tutupnya.