MALUT – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,2 mengguncang wilayah Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, pada Jumat (5/9/2025) pukul 18.16 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa ini tidak berpotensi memicu tsunami, namun getarannya dirasakan di beberapa wilayah sekitar.
Berdasarkan analisis BMKG, pusat gempa terletak di laut, sekitar 100 kilometer barat laut Jailolo, pada koordinat 1,33 Lintang Utara (LU) dan 126,60 Bujur Timur (BT). Gempa terjadi pada kedalaman dangkal, yakni 10 kilometer di bawah permukaan laut, yang sering kali memicu getaran lebih terasa di permukaan.
“Gempa Mag:4.2, 05-Sep-2025 18:16:35 WIB, Lok:1.33LU, 126.60BT (100 km Barat Laut JAILOLO-MALUT), Kedlmn:10 Km,” tulis BMKG dalam laporan resminya, dikutip Jumat (5/9/2025).
Meski gempa ini tergolong moderat, warga di sekitar Jailolo diminta tetap waspada terhadap potensi gempa susulan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai kerusakan bangunan atau korban jiwa akibat gempa tersebut.
Wilayah Maluku Utara dikenal sebagai area rawan gempa karena letaknya di pertemuan beberapa lempeng tektonik aktif, termasuk Lempeng Laut Maluku.
Dalam sebulan terakhir, sejumlah gempa dengan magnitudo bervariasi telah tercatat di wilayah ini, termasuk gempa magnitudo 3,3 di Ternate pada 4 September 2025.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tidak panik, namun tetap memperhatikan informasi resmi dari sumber terpercaya.
Warga juga dianjurkan memastikan bangunan tempat tinggal mereka tahan gempa dan mengikuti prosedur evakuasi jika diperlukan.
Untuk pembaruan lebih lanjut, pantau laman resmi BMKG atau aplikasi info gempa real-time.