SULUT – Wilayah barat laut Melonguane, Sulawesi Utara (Sulut), diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,7 pada Jumat (4/7/2025) pagi. Guncangan ini terjadi sekitar pukul 09.13 WIB, mengejutkan warga setempat, namun Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan tidak ada potensi tsunami akibat peristiwa ini.
Berdasarkan laporan resmi BMKG, pusat gempa terletak di laut, sekitar 92 kilometer barat laut Melonguane, pada koordinat 4,68 Lintang Utara dan 126,11 Bujur Timur. Gempa ini berada di kedalaman 10 kilometer di bawah permukaan laut.
“Gempa ini tidak berpotensi tsunami,” tegas Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, dalam keterangannya, Jumat (4/7/2025).
Meski tidak memicu ancaman tsunami, guncangan ini dirasakan oleh sebagian warga di wilayah Melonguane. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai kerusakan atau korban jiwa akibat gempa tersebut. Namun, warga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi gempa susulan.
Warga Diminta Tetap Tenang dan Waspada
BMKG mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan memastikan informasi yang diterima berasal dari sumber resmi. “Kami terus memantau aktivitas seismik di wilayah ini untuk memberikan informasi yang akurat dan cepat,” tambah Daryono.
Gempa ini menjadi pengingat bahwa Indonesia, sebagai bagian dari Cincin Api Pasifik, memiliki aktivitas tektonik yang tinggi. Wilayah Sulawesi Utara sendiri kerap mengalami gempa bumi karena posisinya yang dekat dengan zona subduksi lempeng.
Tips Menghadapi Gempa Bumi
Untuk meningkatkan kesiapsiagaan, BMKG menyarankan warga untuk:
- Mengenali tempat aman di rumah atau lingkungan sekitar saat gempa terjadi.
- Menghindari benda yang mudah jatuh seperti lemari atau kaca.
- Mengikuti informasi resmi dari BMKG atau pihak berwenang untuk menghindari hoaks.