JAKARTA – Oklahoma City Thunder sukses mencuri kemenangan dramatis 113-108 atas Orlando Magic dalam lanjutan NBA yang berlangsung sengit di Kia Center pada Rabu 18 Maret 2026 pagi WIB.
Pertandingan berjalan dengan tempo tinggi sejak awal hingga kuarter terakhir, di mana kedua tim saling bertukar keunggulan dalam duel yang berlangsung ketat.
Thunder mampu mengendalikan permainan pada paruh pertama dengan efektivitas serangan yang tajam serta koordinasi tim yang solid.
Magic sempat membalikkan momentum usai tampil agresif pada kuarter ketiga dengan tekanan bertubi-tubi di depan publik sendiri.
Namun, Thunder menunjukkan mentalitas kuat dengan kembali mengambil alih kendali permainan di kuarter keempat hingga memastikan kemenangan penting.
Sorotan utama laga ini tertuju pada aksi gemilang Shai Gilgeous-Alexander yang tampil eksplosif dengan torehan 40 poin sebagai pencetak angka tertinggi.
Selain produktif mencetak angka, ia juga berperan besar dalam menjaga ritme permainan melalui kontribusi rebound dan assist krusial.
Dominasi Thunder semakin terlihat lewat performa Chet Holmgren yang mencatat double-double dengan 20 poin dan 12 rebound.
Kontribusi tersebut menjadi kunci dalam menguasai area paint sekaligus meredam tekanan intens dari kubu tuan rumah.
Tambahan energi ofensif juga datang dari Ajay Mitchell yang menyumbang 16 poin untuk menjaga kestabilan serangan Thunder.
Permainan kolektif yang konsisten membuat Thunder mampu mempertahankan keunggulan hingga detik akhir pertandingan.
Di sisi lain, Paolo Banchero tampil sebagai motor serangan Magic dengan koleksi 32 poin serta kontribusi signifikan di sektor rebound dan assist.
Performa impresif tersebut membuat Magic tetap kompetitif dan terus memberikan ancaman sepanjang laga.
Dukungan tambahan datang dari Desmond Bane yang mencetak 16 poin untuk memperkuat lini serang tim tuan rumah.
Namun, usaha keras Magic belum cukup untuk membendung disiplin permainan yang diperagakan Thunder.
Hasil ini semakin mengukuhkan posisi Thunder di papan atas klasemen musim reguler dengan catatan impresif 54 kemenangan dan 15 kekalahan.
Sementara itu, Magic masih bertahan dengan rekor 38 kemenangan dan 30 kekalahan dalam persaingan ketat wilayahnya.***