JAKARTA – Klub League Two Inggris, Grimsby Town, dijatuhi sanksi oleh English Football League (EFL) setelah kedapatan menurunkan pemain yang tidak terdaftar secara resmi dalam pertandingan putaran kedua Piala Carabao melawan Manchester United, Kamis (28/8/2025).
Kabar ini dikonfirmasi oleh EFL melalui situs resmi mereka pada Selasa (2/9/2025). Dalam pernyataan tersebut, EFL menyatakan bahwa pelanggaran terjadi karena Grimsby menurunkan gelandang asal Kenya, Clarke Oduor, yang belum terdaftar secara sah saat laga berlangsung.
“Pelanggaran tersebut terkait dengan klub yang menurunkan pemain yang tidak memenuhi syarat melawan Manchester United dalam pertandingan putaran kedua Piala Carabao pada Kamis (28/8) 2025,” tulis EFL.
Meski pertandingan itu berakhir dramatis dengan kemenangan adu penalti 12-11 untuk Grimsby Town, pelanggaran tersebut dianggap merusak integritas kompetisi.
“Pelanggaran terhadap aturan kelayakan pemain tidak akan ditoleransi, dan sanksi ini mencerminkan keseriusan kasus tersebut,” tegas EFL.
Sebagai konsekuensi, Grimsby Town dijatuhi denda sebesar £20.000 atau sekitar Rp483 juta.
Dalam tanggapan resminya, pihak klub mengakui kesalahan dan menyampaikan permintaan maaf kepada para penggemar serta pemangku kepentingan lainnya.
“Kami menerima keputusan EFL dan akan membayar denda tersebut segera. Grimsby Town berkomitmen penuh terhadap aturan liga dan meminta maaf kepada penggemar serta stakeholder terkait,” tulis klub melalui situs resminya.
Grimsby menjelaskan bahwa insiden ini murni akibat kelalaian administratif internal, dan langkah-langkah perbaikan telah mulai diterapkan.
Manajemen klub juga menyatakan akan memperketat prosedur verifikasi internal untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.