Kepala Tim Ferrari, Fred Vasseur, meminta Lewis Hamilton untuk tetap tenang setelah sang juara dunia tujuh kali itu menyebut musim debutnya bersama Ferrari sebagai “yang terburuk sepanjang kariernya”. Pernyataan itu muncul usai Hamilton tampil buruk di kualifikasi Grand Prix Las Vegas, di mana ia start dari posisi paling buncit.
Hamilton harus puas berada di posisi ke-20 dalam sesi kualifikasi yang diguyur hujan—kali pertama sepanjang kariernya ia berada di posisi terakhir. Pada balapan, ia merangkak naik hingga finis di P8 setelah sempat berada di P10, kemudian diuntungkan oleh diskualifikasi ganda McLaren akibat keausan plank berlebih. Namun hasil itu tetap tidak mampu mengangkat semangatnya.
“Kali ini saya tidak melihat hal positif apa pun,” ujar Hamilton kepada BBC Radio 5 Live. Ia bahkan mengejutkan publik dengan mengatakan bahwa ia “tidak menantikan” musim 2026.
Vasseur memahami komentar panas Hamilton yang disampaikan hanya beberapa menit setelah keluar dari mobil.
“Reaksi Lewis bisa dimengerti tepat setelah balapan. Tapi kita semua harus tenang, berdiskusi, dan fokus pada dua balapan terakhir. Masih ada peluang untuk bangkit,” kata Vasseur. Ia menambahkan bahwa wawancara pasca-balapan yang dilakukan hanya lima menit setelah finish sering memicu komentar yang dipengaruhi adrenalin dan emosi.
Tekanan Kian Berat untuk Hamilton
Komentar Hamilton muncul di tengah meningkatnya tekanan internal Ferrari. Ketua Ferrari, John Elkann, sebelumnya menegur para pembalapnya agar “lebih fokus dan lebih sedikit bicara” setelah double retirement di GP Brasil.
Secara performa, Hamilton tertinggal 74 poin dari rekan setimnya Charles Leclerc dan telah kalah kualifikasi 17 dari 22 kali. Lebih buruk lagi, ia belum sekali pun naik podium sepanjang musim—mengancam putusnya rekor 18 tahun selalu meraih podium tiap musim sejak debutnya pada 2007.
Ferrari sendiri berada di posisi keempat klasemen konstruktor, terpaut 53 poin dari Mercedes dengan hanya dua seri tersisa: Qatar dan Abu Dhabi.
Ketika ditanya peluang Ferrari menyalip Mercedes, Hamilton menjawab lesu: “Dengan kecepatan dan performa saya seperti ini, kami tidak punya peluang.”
Masa Depan Tak Pasti Jelang Regulasi Baru 2026
Komentar Hamilton bahwa ia “tidak menantikan” musim 2026 menimbulkan kehebohan besar di paddock. Tahun tersebut menandai perubahan regulasi teknis besar-besaran yang akan mengubah karakter mobil F1. Hamilton mengungkapkan kekhawatirannya bahwa mobil baru akan terasa “lebih lambat” dan “lebih draggy”.
Kontrak Hamilton di Ferrari berlaku hingga 2026, namun spekulasi tentang calon penggantinya mulai menguat. Nama junior Ferrari, Oliver Bearman, kini sering disebut setelah performanya yang terus mengesankan bersama Haas.
