Ferrari resmi memperkenalkan mobil Formula 1 terbarunya untuk musim 2026, SF-26, dalam sesi shakedown tertutup di Italia, Rabu pagi waktu setempat. Namun, momen debut tersebut langsung memicu kekhawatiran penggemar setelah mobil tiba-tiba berhenti di lintasan saat dikendarai Lewis Hamilton.
Tim asal Italia itu menandai peluncuran SF-26 dengan uji coba langsung di sirkuit Fiorano, markas uji Ferrari. Hamilton mendapat kehormatan menjadi pembalap pertama yang menjajal mobil anyar tersebut di lintasan basah.
Ferrari tentu berharap banyak pada SF-26, terutama setelah musim 2025 yang mengecewakan. Sepanjang musim lalu, Scuderia gagal meraih satu pun kemenangan, membuat mereka berambisi kembali bersaing di barisan terdepan.
Musim Penentuan bagi Lewis Hamilton
Bagi Hamilton, 2026 juga menjadi musim krusial. Juara dunia tujuh kali itu menjalani debut yang berat bersama Ferrari pada 2025. Ia kesulitan beradaptasi dan bahkan gagal meraih satu podium pun dari total 24 balapan yang digelar.
Karena itu, shakedown SF-26 menjadi sorotan besar. Namun, antusiasme publik sempat berubah menjadi tanda tanya ketika beredar video Hamilton menghentikan mobilnya secara mendadak di tengah lintasan Fiorano.
Rekaman lain menunjukkan sejumlah mekanik Ferrari berlari ke trek untuk mengevakuasi mobil dan membawanya kembali ke garasi. Momen tersebut langsung memicu spekulasi di media sosial, dengan sebagian penggemar menduga Ferrari sudah menemui masalah teknis bahkan sebelum musim dimulai.
Ferrari Klarifikasi: Bukan Masalah Teknis
Ferrari bergerak cepat meredam rumor yang beredar. Tim menegaskan bahwa penghentian mobil bukan disebabkan oleh kerusakan atau gangguan teknis.
Menurut penjelasan resmi, Hamilton memang diminta berhenti secara sengaja karena adanya batasan jarak tempuh dalam sesi demo. Dalam shakedown semacam ini, regulasi hanya mengizinkan maksimal 15 kilometer pengujian di lintasan.
Hamilton telah menyelesaikan sekitar dua setengah lap, sebelum kemudian diminta berhenti agar giliran rekan setimnya, Charles Leclerc, bisa mengemudikan SF-26 untuk jarak yang sama. Pembagian tersebut dilakukan agar Ferrari tetap mematuhi aturan jarak tempuh yang diperbolehkan.