Live Program Jelajah UHF Digital

Hasil Survey SPIN : Elektabilitas Prabowo – Gibran Meningkat Pasca Debat Ketiga Capres

Jakarta – Survey dan Polling Indonesia (SPIN) melakukan survey pasca debat ketiga Capres Pilpres 2024. Hingga Januari 2024, penilaian publik terhadap kinerja pemerintahan Jokowi-Maruf mencapai angka positif yang signifikan, dengan 82,7% masyarakat menyatakan kepuasan mereka, baik puas maupun sangat puas. Sebaliknya, hanya 3,3% yang mengungkapkan ketidakpuasan. Lebih jauh, survei ini merinci pemahaman publik terhadap penguasaan tema oleh calon presiden.

Hasilnya menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat menilai Prabowo sebagai sosok yang paling menguasai tema tersebut. Sebanyak 68,3% publik percaya bahwa dalam peran Menteri Pertahanan, Prabowo memiliki otoritas yang lebih kuat untuk berbicara tentang tema debat dibandingkan kedua calon presiden lainnya. Selain itu, 68,9% masyarakat menyatakan keinginan agar Pemilu, khususnya pemilihan presiden dan wakil presiden, dilakukan dalam satu putaran saja.

Argumen mendukung satu putaran Pemilu mencakup aspek penghematan anggaran dan potensi penurunan ketegangan sosial dan politik, yang dapat membantu pemulihan ekonomi. Dalam konteks ini, terlihat bahwa elektabilitas pasangan calon Prabowo-Gibran terus meningkat. Survei awal Januari 2024 menunjukkan bahwa paslon nomor urut 2 berhasil meraih dukungan sebesar 50,9%, sementara paslon nomor urut 1 dan 3 mengalami penurunan, terutama paslon Anies-Muhaimin.

Terlihat bahwa mayoritas pemilih Prabowo-Gibran, yaitu sebanyak 84,1%, merupakan pemilih loyal. Hasil survei pasca debat ke-3 juga menunjukkan dominasi pasangan ini di enam provinsi besar di Jawa, di mana paslon Prabowo-Gibran berhasil memenangkan seluruhnya. Bahkan, basis pendukung Prabowo-Gibran semakin kokoh di daerah-daerah tradisional Prabowo seperti Jawa Barat dan Banten, sementara DKI Jakarta mengalami pergeseran menjadi basis pendukung Prabowo-Gibran.

Secara keseluruhan, survei SPIN yang dilakukan pada tanggal 8-14 Januari 2024, dengan total jumlah responden 2178, memberikan gambaran yang mendalam tentang preferensi dan pandangan masyarakat terhadap pesta demokrasi yang akan datang. Survei ini dilakukan dengan teknik sampel multi-stage random sampling di seluruh 38 provinsi, dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error sebesar ± 2,1 persen. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara langsung, dengan kontrol kualitas pada 10% dari sampel.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *