BANGKOK – Pasangan ganda campuran Indonesia Siti Fadia Silva Ramadhanti dan Dejan Ferdinansyah berhasil menjadi runner up Thailand Masters 2025.
Pasangan Indonesia menjadi sorotan, karena belum lama ‘dikawinkan’ namun sudah memberikan performa yang positif.
Ditambah lagi, Siti Fadia Silva Ramadhanti di turnamen ini, main di dua nomor dan dua-duanya tembus final yang menjadi, ganda campuran dan ganda putri.
Lawan Dejan/Fadia kali ini unggulan pertama Thailand. Dechapol Puavaranukroh sebelum berpasangan dengan patner saat ini, paling dikenal saat berpasangan dengan Sapsiree Taerattanachai di nomor ganda campuran.
Pasangan Dechapol/Sapsiree mencapai puncak prestasi dengan menjadi juara dunia BWF 2021 dan menempati peringkat nomor 1 dunia di ganda campuran pada Desember 2021.
Meski gagal meraih juara, di ajang BWF Super 300 ini, namun tidak mudah pasangan tuan rumah Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran mengalahkan Dejan/Fadia.
Laga final ganda campuran ini berakhir kekalahan Dejan/Fadia dengan skor akhir 21-19, 17-21, 13-21.
Pada gim pertama Dejan/Fadia berhasil menang dengan skor 21-19. Pada gim ini, sejak skor 4-4, wakil Indonesia terus memimpin perolehan poin.
Nyaris saja di penghujung laga, wakil Thailand mengambilalih setelah meraih enam poin beruntun untuk menyamakan skor 18-18.
Pada gim kedua, laga cukup ketat terjadi namun, keberuntungan di pihak lawan dengan kemenangan akhir 17-21.
Pada gim penentu,wakil Thailand terus membobardir pertahanan Dejan/Fadia lebih mendominasi laga dan berakhir dengan skor 13-21.
Atas hasil laga ini, Indonesia kehilangan satu gelar juara dari empat nomor yang dipertandingkan di babak final.
Selain itu, Fadia juga menipiskan peluang menciptakan rekor baru, meraih juara di dua nomor sekaligus.***