JAKARTA – Penampilan Jafar Hidayatullah/Felisha Pasaribu di Thailand Open 2025 belum cukup kuat untuk menembus babak perempat final.
Dalam pertandingan yang digelar Kamis malam (15/5), mereka harus mengakui keunggulan ganda campuran Thailand unggulan keenam, Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran, dalam dua gim langsung 13-21, 14-21.
Hasil ini sekaligus menghentikan potensi terciptanya “All Indonesian Semifinal” di sektor ganda campuran.
Jafar/Felisha sebenarnya menunjukkan performa menjanjikan di awal turnamen, namun belum mampu mengimbangi permainan cepat dan konsisten dari pasangan tuan rumah di Lapangan 2, Nimibutr Stadium, Bangkok.
Meski begitu, Indonesia masih punya peluang di sektor ini.
Pasangan Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil tampil solid saat mengalahkan rekan senegara Marwan Faza/Aisyah Salsaliba Putri Pratana dengan skor 21-19, 21-13, dan menjadi wakil Indonesia yang lolos ke babak delapan besar.
Kejutan dari Amri/Nita dan Jalan Terjal ke Semifinal
Di luar prediksi, pasangan muda Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah tampil cemerlang.
Mereka sukses menyingkirkan ganda campuran China unggulan empat, Guo Xinwa/Chen Fanghui, lewat pertandingan tiga gim yang sangat ketat: 19-21, 21-14, 21-19.
Kemenangan ini menjadi catatan positif dan sinyal kebangkitan ganda campuran pelapis Indonesia.
Langkah Amri/Nita akan diuji lebih berat di babak selanjutnya karena mereka akan menghadapi pasangan senior tuan rumah, Phuwanat Horbanluekit/Sapsiree Taerattanachai, yang dikenal memiliki kombinasi teknik dan pengalaman tinggi.
Sementara itu, Adnan/Indah dijadwalkan akan kembali menghadapi Dechapol/Supissara di babak perempat final.
Ini akan menjadi laga ulangan yang menantang, mengingat pasangan Thailand tersebut baru saja menyingkirkan Jafar/Feli.
Sabar/Reza Lolos Dramatis
Di nomor ganda putra, pasangan andalan Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/M Reza Pahlevi Isfahani, memperlihatkan mental juara.
Tampil sebagai unggulan keempat, mereka menghadapi perlawanan alot dari pasangan Taiwan, Chang Ko-chi/Po Li-wei, dan akhirnya menang lewat rubber game 21-15, 17-21, 21-15 dalam laga berdurasi 61 menit.
Pertarungan yang berlangsung intens ini menunjukkan ketahanan fisik dan mental Sabar/Reza, terutama saat kehilangan gim kedua. Mereka mampu bangkit di gim penentuan dan mengunci tiket ke babak perempat final.
Namun tantangan selanjutnya tak kalah berat. Sabar/Reza dijadwalkan bentrok dengan pasangan unggulan kelima tuan rumah, Kittinupong Kedren/Dechapol Puavaranukroh, yang punya keuntungan tampil di kandang dan pengalaman berlimpah di turnamen besar.***