MOGADISHU, SOMALIA – Helikopter militer dilaporkan jatuh di kawasan bandara internasional di Somalia, menewaskan sedikitnya lima prajurit. Insiden tragis ini terjadi pada Kamis (3/7/2025), menambah daftar kecelakaan aviasi yang menimpa misi militer di wilayah tersebut.
Menurut laporan resmi, helikopter tersebut merupakan bagian dari armada militer yang tengah menjalankan misi rutin. Namun, tanpa peringatan, helikopter kehilangan kendali dan jatuh tak lama setelah lepas landas dari Bandara Internasional Aden Adde, Mogadishu.
“Saat ini, kami masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan tersebut. Kami turut berduka cita atas kehilangan lima personel militer yang gugur dalam tugas,” ujar juru bicara militer Somalia, Kolonel Ahmed Diriye, seperti dikutip dari pernyataan resminya.
Petugas darurat segera dikerahkan ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi korban dan mengamankan area. Pihak berwenang juga telah menutup sebagian wilayah bandara untuk memfasilitasi penyelidikan. Hingga kini, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab jatuhnya helikopter, namun spekulasi awal mencakup kemungkinan kegagalan mesin atau faktor eksternal seperti kondisi cuaca.
Kronologi Insiden
Berdasarkan keterangan saksi mata, helikopter terlihat mengalami kesulitan beberapa menit setelah lepas landas. Warga setempat melaporkan mendengar suara ledakan kecil sebelum helikopter terhempas ke tanah. Meski tim penyelamat bergerak cepat, tidak ada yang selamat dari kecelakaan ini.
“Kami mendengar suara aneh dari langit, lalu tiba-tiba helikopter itu jatuh. Semuanya terjadi sangat cepat,” ungkap seorang saksi mata, Abdi Hassan, yang berada di dekat lokasi kejadian.
Dampak dan Tanggapan
Kecelakaan ini menimbulkan duka mendalam bagi komunitas militer Somalia dan menambah tekanan pada operasi keamanan di wilayah yang masih dilanda konflik. Helikopter militer kerap digunakan untuk mendukung misi melawan kelompok militan seperti Al-Shabaab, yang hingga kini masih menjadi ancaman di Somalia.
Pemerintah Somalia telah menyatakan komitmennya untuk mendukung keluarga korban dan memastikan penyelidikan dilakukan secara transparan. “Kami akan memastikan bahwa penyebab kecelakaan ini terungkap, dan langkah-langkah akan diambil untuk mencegah insiden serupa di masa depan,” tegas Kolonel Diriye.
Tantangan Keamanan di Somalia
Insiden ini kembali menyoroti tantangan yang dihadapi militer Somalia dalam menjaga stabilitas di tengah konflik berkepanjangan. Bandara Internasional Aden Adde sendiri merupakan pusat penting untuk operasi militer dan bantuan kemanusiaan di wilayah tersebut. Kecelakaan ini kemungkinan akan memicu diskusi lebih lanjut tentang modernisasi armada militer dan pelatihan awak pesawat.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi mengenai penyebab kecelakaan hingga hasil investigasi resmi dirilis. Penyelidikan melibatkan tim ahli penerbangan dan militer untuk memastikan semua aspek, mulai dari kondisi teknis helikopter hingga faktor lingkungan, diperiksa secara mUpaya Penyelamatan dan Penyelidikan
Saat ini, tim forensik dan investigator penerbangan sedang bekerja untuk mengumpulkan puing-puing helikopter guna merekonstruksi kejadian. Pihak militer juga berkoordinasi dengan otoritas penerbangan sipil untuk memastikan keamanan operasional di bandara tetap terjaga.
Kecelakaan ini menjadi pengingat akan risiko yang dihadapi para prajurit dalam menjalankan tugas di zona konflik. Pemerintah Somalia dan komunitas internasional diharapkan dapat memperkuat kerja sama untuk meningkatkan keselamatan penerbangan militer di wilayah tersebut.