Misteri hilangnya dua pemuda asal Brebes tepat di ambang Lebaran berakhir dengan penemuan yang memilukan. Iwan dan Bambang, yang sempat dicari selama enam hari, ditemukan tak bernyawa di lokasi yang tak terduga: atap tertinggi Masjid Miftahul Jannah, Desa Pengaradan.
Suasana duka menyelimuti Desa Pengaradan, Kecamatan Tanjung, Brebes. Harapan keluarga untuk merayakan Idulfitri bersama Iwan dan Bambang pupus setelah keduanya ditemukan dalam kondisi mengenaskan pada Rabu (25/3/2026) sore. Jasad mereka ditemukan telah membusuk di lantai tiga masjid, tepat di bawah kubah utama.
Sekretaris Desa Pengaradan, Dwi Ariyanto, mengonfirmasi bahwa kedua korban sebelumnya telah dilaporkan hilang sejak sehari sebelum Lebaran.
Petaka ini bermula saat Iwan dan Bambang hendak menyelesaikan urusan keluarga. Sebelum menemui pihak terkait, mereka terlebih dahulu menghampiri Marhadi, kakak sepupu Iwan yang saat itu sedang memperbaiki lampu di puncak kubah masjid.
Keduanya sempat berbincang dengan Marhadi di ketinggian tersebut. Marhadi berjanji akan membantu urusan mereka setelah pekerjaannya tuntas. Iwan dan Bambang pun pamit untuk turun terlebih dahulu. Namun, itulah momen terakhir keduanya terlihat hidup.
Teka-teki Motor yang Tak Bertuan
Keluarga mulai panik saat keduanya tak kunjung pulang hingga hari kemenangan tiba. Kecurigaan menguat karena sepeda motor yang mereka kendarai masih terparkir rapi di halaman masjid selama berhari-hari, namun keberadaan pemiliknya tetap menjadi misteri.
Titik terang baru muncul pada Rabu sore. Seorang marbot masjid yang sedang beraktivitas merasa terganggu dengan bau busuk yang menyengat. Kecurigaan berubah menjadi kengerian saat belatung mulai jatuh dari plafon mengenai sang marbot.
“Akhirnya dicari sumber bau dan belatung itu. Ternyata ada dua mayat yang sudah membusuk di atas, tidak jauh dari kubah,” ungkap Dwi.
Dugaan Tersengat Listrik
Proses evakuasi berlangsung dramatis pada Rabu malam menggunakan tali untuk menurunkan jenazah dari ketinggian. Meski pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, dugaan sementara mengarah pada kecelakaan kerja.
Mengingat banyaknya instalasi kabel di area kubah yang sedang diperbaiki, kedua korban diduga tak sengaja tersengat arus listrik saat hendak turun dari atap masjid. Hingga kini, warga masih menunggu pernyataan resmi dari pihak kepolisian untuk memastikan penyebab pasti kematian tragis kedua pemuda tersebut.