JAKARTA – Hyundai Engineering & Construction menegaskan tekad mempertahankan posisi kedua klasemen usai menundukkan Red Sparks dengan skor telak 3-0 pada putaran kelima Divisi Wanita V-League Jin Air 2025-2026 di Gimnasium Chungmu Daejeon, Sabtu (31/1/2026).
Kekalahan ini memperpanjang catatan buruk Red Sparks menjadi enam kali beruntun, dengan rekor 6 kemenangan dan 19 kekalahan (18 poin). Absennya pemain asing Zanette akibat cedera mendadak semakin memperburuk performa tim. Red Sparks mencatat 17 kesalahan, lebih banyak dibandingkan Hyundai yang hanya 12.
Pelatih Ko Hee-jin mengakui kekecewaannya. “Banyak penggemar datang untuk melihat kami… Seharusnya kami menunjukkan performa yang lebih baik. Namun, kami melakukan banyak kesalahan, banyak di antaranya tidak terduga. Ini situasi yang sulit, tetapi kami akan mencoba mengurangi kesalahan tersebut dan melakukan yang terbaik,” ujarnya, dilansir dari Naver.
Buruknya servis dan penerimaan bola menjadi faktor utama kekalahan. Ko menekankan bahwa timnya masih kekurangan kemampuan individu dan kerja sama. “Kami kurang kemampuan individu dan kerja sama tim. Kami tidak hanya akan bermain musim ini lalu berhenti, bukan? Kita perlu menghadapinya dengan percaya diri. Saya mengatakan kepada mereka untuk menjadikannya bermakna. Kami akan memberikan yang terbaik hingga akhir musim,” katanya.
Ia juga memberi peringatan keras kepada para pemain. “Kami lemah dalam serangan dan pertahanan. Itulah situasi kami saat ini. Saya mengatakan kepada mereka untuk membuat kesalahan yang bermakna meskipun mereka melakukannya, tetapi itu sulit. Kita perlu menyadari kekurangan kita dan mengubah pola pikir kita,” tegasnya.
Ko menambahkan, “Saya pikir kita mengabaikan pengembangan keterampilan kita sendiri karena kita terlalu fokus pada popularitas. Kita semua perlu merenungkan apakah kita tidak berusaha karena kita terbayangi oleh popularitas meskipun kita kurang terampil.”