JAKARTA – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menargetkan penggabungan Stasiun Karet dan BNI City rampung pada Desember 2025. Proyek ini merupakan bagian dari pengembangan kawasan Transit Oriented Development (TOD) di Dukuh Atas yang ditujukan untuk mengintegrasikan berbagai moda transportasi.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan bahwa sejumlah fasilitas pendukung telah terpasang, namun pihaknya masih akan memastikan kesiapan akhir sebelum operasional dibuka.
“Kan tinggal kanopinya sudah jadi. Terus untuk ticketing-nya juga sudah jadi. Saya memastikan dulu sudah selesai, kalau sudah siap baru kita buka,” ujar Dudy di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (18/11/2025).
Ia menambahkan, “Mudah-mudahan Desember ini sudah bisa dipakai.”
Penggabungan dua stasiun ini menjadi bagian dari proyek TOD yang ditargetkan rampung pada 2027. Dengan konsep TOD, berbagai moda transportasi seperti LRT, MRT, KRL Commuter Line, dan Kereta Bandara akan terhubung dalam satu kawasan terpadu.
Dudy juga menegaskan bahwa Stasiun Karet tidak akan ditutup. Penumpang tetap dapat mengaksesnya seperti biasa untuk naik kereta di Stasiun BNI City.
“Kalau yang TOD kan Pemerintah Provinsi DKI berharap tahun 2027 selesai. Jadi semua moda terkoneksi LRT, MRT, KCI, Commuter, kemudian kereta bandara itu empat diharapkan bisa dengan adanya TOD tersebut semuanya bisa terintegrasi,” jelasnya.
