BOGOR – IPB University menegaskan kembali komitmennya terhadap perjuangan kemerdekaan Palestina melalui surat edaran resmi yang ditujukan kepada para dekan dan kepala lembaga di lingkungan kampus. Dalam surat yang diunggah di Instagram resmi @ipbuniversitysjp, Senin (15/9/2025), Rektor IPB menekankan bahwa kampus akan tetap konsisten berpihak pada prinsip kemanusiaan dan solidaritas terhadap Palestina.
Kebijakan tersebut secara tegas melarang seluruh bentuk keterlibatan dengan Israel, baik secara langsung maupun tidak langsung. Terdapat tiga poin utama dalam keputusan tersebut:
- Seluruh civitas academica IPB dilarang menjalin kerja sama, komunikasi resmi, maupun kegiatan bersama dengan individu atau organisasi yang berafiliasi dengan Israel.
- Setiap kegiatan akademik maupun non-akademik di lingkungan IPB wajib memastikan tidak ada keterlibatan Israel dalam bentuk apa pun.
- Untuk kegiatan internasional tertentu, sivitas akademika IPB diwajibkan berkonsultasi terlebih dahulu dengan Wakil Rektor Bidang Konektivitas Global sebelum pelaksanaan kegiatan.
Langkah ini menegaskan bahwa dukungan IPB terhadap Palestina bukan sekadar retorika, tetapi diwujudkan dalam kebijakan nyata yang mengikat seluruh unsur kampus, baik dalam kegiatan lokal maupun internasional.
“Dari ruang kelas hingga forum global, IPB berdiri bersama Palestina,” tulis surat edaran tersebut, menunjukkan sikap kampus yang tidak berkompromi terhadap isu kemanusiaan ini.