JAKARTA – Iran menyampaikan terima kasih kepada India atas dukungan kemanusiaan yang diberika setelah kapal perang IRIS Lavan diizinkan berlabuh di pelabuhan Kochi. Langkah ini dilakukan menyusul tenggelamnya kapal perang Iran lainnya, IRIS Dena, di Samudra Hindia.
Duta Besar Iran untuk India, Mohammad Fathali, dalam wawancara eksklusif dengan ANI mengatakan, “Menyusul insiden tragis yang melibatkan kapal angkatan laut Iran IRIS Dena di perairan Samudra Hindia, Republik Islam Iran terus memantau situasi para awak kapal dan meneliti berbagai aspek insiden ini. Dalam konteks ini, kapal angkatan laut Iran lainnya, IRIS Lavan, telah berlabuh di pelabuhan Kochi di India untuk melakukan pengaturan teknis dan logistik.”
Ia menambahkan apresiasi atas sikap India. “Saya ingin menggunakan kesempatan ini untuk menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah India dan otoritas setempat atas kerja sama dan pendekatan kemanusiaan mereka dalam memfasilitasi sandarnya kapal ini dan mendukung awaknya. Koordinasi dan kerja sama yang sangat baik dari otoritas India dalam keadaan sulit ini jelas mencerminkan hubungan persahabatan yang telah lama terjalin antara kedua negara kita,” ujarnya, dilansir dari Republicworld, Sabtu (7/3/2026).
Fathali juga menekankan keyakinan Iran terhadap hubungan bilateral. “Kami menyampaikan apresiasi kami kepada pemerintah dan rakyat India atas dukungan dan kerja sama mereka yang berharga. Kami yakin bahwa hubungan bersejarah dan konstruktif antara Teheran dan New Delhi akan terus tumbuh dan menguat di masa mendatang,” katanya.
Kapal IRIS Lavan berlabuh di Kochi di tengah meningkatnya ketegangan regional, termasuk insiden serangan kapal selam AS terhadap IRIS Dena di lepas pantai Sri Lanka pada 4 Maret yang menewaskan sejumlah awak. Pemerintah India menyebut keputusan mengizinkan kapal Iran berlabuh sebagai langkah kemanusiaan, sejalan dengan komitmen jangka panjang membantu kapal yang mengalami kesulitan maupun membutuhkan dukungan logistik.