JAKARTA – Iran menyatakan menyambut baik tawaran Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, untuk menjadi mediator dalam konflik dengan Amerika Serikat dan Israel. Pernyataan itu disampaikan Keduataan Besar Iran di Jakarta pada Minggu (1/3/2026).
“Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Indonesia, dengan menyampaikan apresiasi atas dukungan konsisten Pemerintah dan rakyat Indonesia serta menyambut kesiapan Presiden Republik Indonesia untuk melakukan mediasi dalam konflik ini, menegaskan pentingnya pengambilan sikap yang tegas oleh para pejabat Indonesia dalam mengutuk agresi dan kejahatan Amerika Serikat dan rezim Zionis Israel,” demikian rilis resmi Kedubes Iran.
Dalam pernyataan tersebut, Iran menyinggung rekam jejak panjang permusuhan AS dan Israel terhadap Teheran, mulai dari kudeta Perdana Menteri Mohammad Mossadegh pada 1953, hingga serangkaian sanksi, dukungan terhadap kelompok bersenjata, serta serangan militer yang menargetkan pejabat dan fasilitas Iran.
Indonesia sebelumnya melalui Kementerian Luar Negeri menegaskan kesiapan untuk memfasilitasi dialog jika disetujui kedua pihak. “Pemerintah Indonesia, dalam hal ini Presiden Republik Indonesia, menyampaikan kesiapan untuk memfasilitasi dialog bagi terciptanya kembali kondisi keamanan yang kondusif dan apabila disetujui kedua belah pihak,” demikian rilis Kemlu pada Sabtu.
Kemlu menambahkan, Presiden Indonesia bersedia bertolak ke Teheran untuk melakukan mediasi. Peningkatan ketegangan di Timur Tengah dinilai berpotensi mengganggu stabilitas kawasan serta perdamaian dunia.