JAKARTA – Militer Israel mengakui bahwa sistem pertahanan udara David Sling gagal mencegat dua rudal balistik yang diluncurkan Iran dalam serangan besar-besaran beberapa waktu lalu. Pernyataan ini menjadi pengakuan pertama dari pihak Israel atas adanya kegagalan sistem pertahanan mereka selama serangan tersebut.
Juru bicara Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menyebutkan bahwa meskipun sebagian besar proyektil berhasil dihancurkan oleh sistem pertahanan berlapis, dua rudal Iran berhasil lolos dari jangkauan intersepsi David Sling dan menghantam wilayah Israel. Namun, militer memastikan bahwa serangan itu tidak menimbulkan korban jiwa.
David Sling merupakan salah satu komponen utama dari sistem pertahanan udara berlapis Israel, selain Iron Dome dan Arrow. Sistem ini dirancang untuk menghadapi ancaman rudal jarak menengah hingga jauh.
Pengamat militer menilai kegagalan tersebut menjadi sinyal bahwa sistem pertahanan Israel masih memiliki celah dalam menghadapi serangan simultan berskala besar. Sementara itu, otoritas Israel menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh guna memperkuat kemampuan pertahanan udara menghadapi potensi ancaman di masa depan.