JAKARTA – Israel kembali melancarkan serangan udara dan artileri ke Jalur Gaza meski gencatan senjata telah berlaku sejak 10 Oktober. Serangan dilakukan di tengah operasi militer mencari jenazah sandera Israel terkahir, Rani Goili, yang diyakini berada di kawasan Tuffah, Kota Gaza.
Sumber lokal menyebutkan, sebelum pencarian dilakukan, militer Israel menggempur area tersebut dengan serangan intensif dari udara dan darat. Di utara Gaza, artileri Israel menargetkan sejumlah titik di timur Kota Jabalia, disertai tembakan acak dari helikopter. Sementara di Gaza tengah, pesawat tempur menyerang wilayah Abu al-Ajin dengan dukungan artileri.
Dilasnir dari Anadolu, Senin (26/1/2026), sayap militer Hamas, Brigade Izzuddin al-Qassam, sebelumnya menyatakan telah menyerahkan seluruh informasi terkait lokasi jenazah sandera kepada mediator. Berdasarkan data itu, Israel melakukan pencarian di area pemakaman Gaza utara. Kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyebut operasi tersebut sebagai “operasi besar-besaran.”
Sejak gencatan senjata tahap pertama, kelompok Palestina telah menyerahkan 20 sandera Israel dalam keadaan hidup serta 27 jenazah.
Kekerasan di Tepi Barat
Ketegangan juga berlanjut di Tepi Barat. Tentara Israel melukai lima warga Palestina dalam penggerebekan di Kamp Pengungsi Balata, Nablus. Saksi mata menyebut pasukan menyerbu kamp, menggeledah rumah, merusak properti, dan memukuli warga. Bulan Sabit Merah Palestina mengevakuasi lima korban luka ke rumah sakit.
Selain itu, penggerebekan menggunakan buldoser dilakukan di Kefr Aqab dan Kamp Qalandia, Yerusalem Timur. Pemerintah Provinsi Yerusalem menyatakan aktivitas warga, termasuk pendidikan dan perjalanan kerja, terganggu akibat operasi tersebut.
Korban Jiwa di Gaza
Di Gaza, satu warga Palestina bernama Muhammed Khalid Abid tewas setelah tertembak di kepala di kawasan Zerka, Tuffah. Kawasan itu sebelumnya telah ditinggalkan tentara Israel sesuai kesepakatan gencatan senjata.
Sementara di Mevasi, barat Khan Younis, seorang anak perempuan bernama Badriya Issam Sakr dilaporkan terluka akibat tembakan tentara Israel.
