JAKARTA — Italia memastikan akan mengirimkan bantuan pertahanan udara ke negara-negara Teluk yang menjadi sasaran serangan Iran sebagai balasan atas operasi militer AS-Israel. Hal itu disampaikan Perdana Menteri, Giorgia Meloni pada Kamis (5/3/2026).
Dilansir dari turkiyetoday, Meloni menegaskan bahwa dukungan tersebut bukan hanya karena hubungan persahabatan, tetapi juga demi melindungi puluhan ribu warga Italia dan sekitar 2.000 personel militer yang berada di kawasan. “Italia, seperti Inggris, Prancis, dan Jerman, bermaksud mengirimkan bantuan ke negara-negara Teluk,” ujarnya. Ia menambahkan, Teluk memiliki peran vital bagi pasokan energi Italia dan Eropa.
Menteri Luar Negeri Antonio Tajani menyebut sejumlah negara Teluk telah secara resmi meminta dukungan Italia untuk memperkuat kemampuan pertahanan udara mereka. Ia mengatakan kementerian luar negeri telah membantu sekitar 10.000 warga Italia meninggalkan daerah berisiko.
Sementara itu, Menteri Pertahanan Guido Crosetto mengumumkan bahwa Italia bersama Prancis, Spanyol, dan Belanda akan mengirimkan aset angkatan laut untuk membela Siprus, anggota Uni Eropa, “dalam beberapa hari mendatang.” Bantuan ke Teluk akan mencakup sistem pertahanan udara, anti-drone, dan anti-rudal. Crosetto menambahkan, Italia telah meningkatkan perlindungan jaringan pertahanan udara dan rudal ke tingkat maksimum dalam koordinasi dengan NATO.
Meloni juga menegaskan bahwa tiga pangkalan militer AS di Italia saat ini hanya memiliki izin untuk “operasi non-pengeboman.” Setiap perubahan, katanya, harus diputuskan pemerintah dan kemungkinan besar melalui persetujuan parlemen. “Namun hingga saat ini, kami belum menerima permintaan terkait hal ini,” ujarnya.