JAKARTA – Hujan lebat yang mengguyur wilayah Jakarta dan sekitarnya pada Sabtu (28/6/2025) sore menyebabkan banjir di beberapa titik, termasuk ruas Tol Jakarta-Tangerang. Genangan air setinggi 30–50 cm membuat lalu lintas di jalur utama menuju Tangerang tersendat, memicu kemacetan panjang hingga beberapa kilometer.
Berdasarkan laporan dari petugas pengelola jalan tol, banjir mulai terdeteksi sejak pukul 16.00 WIB di beberapa titik, terutama di sekitar KM 10 hingga KM 15 arah Tangerang.
“Kami sudah mengerahkan tim untuk melakukan penyedotan air dan pengaturan lalu lintas, namun volume air yang besar membuat proses ini cukup menantang,” ujar Kepala Divisi Operasional Jasa Marga, Budi Santoso, dalam keterangannya kepada media.
Kondisi Lalu Lintas Chaos, Pengendara Diminta Cari Jalur Alternatif
Kondisi banjir ini membuat ratusan kendaraan terjebak dalam antrean panjang. Sejumlah pengendara mengeluhkan waktu tempuh yang membengkak hingga lebih dari dua jam untuk menempuh jarak yang biasanya hanya 30 menit.
“Saya terjebak di tol sejak tadi sore, macet total. Harusnya sudah sampai Tangerang, ini masih di tengah jalan,” keluh Andi, seorang pengendara, saat ditemui di lokasi.
Petugas kepolisian dan pengelola tol telah mengimbau pengendara untuk mencari jalur alternatif, seperti Jalan Daan Mogot atau arteri lainnya, guna menghindari kemacetan parah. Selain itu, Jasa Marga juga meminta masyarakat memantau informasi terkini melalui media sosial resmi mereka atau aplikasi navigasi untuk update kondisi jalan.
Penyebab Banjir dan Upaya Penanganan
Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hujan deras ini dipicu oleh aktivitas monsun yang masih aktif di wilayah Jabodetabek. Curah hujan yang tinggi, ditambah dengan sistem drainase yang kurang optimal di beberapa titik, menjadi penyebab utama genangan di ruas tol.
“Kami prediksi hujan masih akan berlangsung hingga malam ini, jadi kami imbau masyarakat tetap waspada,” kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati.
Pihak Jasa Marga menyatakan bahwa pompa air telah dikerahkan untuk mempercepat penanganan banjir. Meski begitu, proses evakuasi air diperkirakan memakan waktu beberapa jam mengingat intensitas hujan yang belum reda hingga petang tadi.
Dampak Banjir dan Imbauan untuk Masyarakat
Selain mengganggu arus lalu lintas, banjir ini juga berdampak pada aktivitas warga di sekitar wilayah terdampak. Beberapa kawasan permukiman di dekat tol, seperti di wilayah Kebon Jeruk dan Kembangan, juga dilaporkan mengalami genangan. Warga diminta untuk menghindari bepergian jika tidak mendesak dan selalu memantau perkembangan cuaca.
Pemerintah Daerah DKI Jakarta telah mengaktifkan posko tanggap bencana untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir. “Kami sudah siagakan tim di lapangan untuk evakuasi warga jika diperlukan. Pompa air juga sudah dioperasikan di titik-titik rawan,” ungkap Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta, Ika Agustin.
Tips Aman Berkendara Saat Hujan Deras
Bagi pengendara yang terpaksa melintas di tengah kondisi cuaca ekstrem, berikut beberapa tips untuk menjaga keselamatan:
- Pastikan kendaraan dalam kondisi prima, terutama wiper dan lampu.
- Kurangi kecepatan dan jaga jarak aman dengan kendaraan lain.
- Hindari melintasi genangan air yang dalam untuk mencegah kerusakan mesin.
- Selalu pantau informasi lalu lintas terkini melalui aplikasi atau radio.
Dengan kondisi cuaca yang masih labil, masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mempersiapkan diri menghadapi potensi banjir susulan. Pantau terus perkembangan informasi dari sumber resmi untuk memastikan keselamatan dan kelancaran aktivitas Anda
