JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui BPBD DKI Jakarta kembali menggelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).
Hari in memasuki hari kesembilan setelah diperpanjang pada pada 16–27 Januari 2026 dengan pusat kegiatan di Bandar Udara Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur.
Langkah OMC ini dijalankan sebagai respons atas analisis dan rekomendasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang mencatat potensi curah hujan tinggi masih mendominasi sebagian besar wilayah DKI Jakarta.
Dalam pelaksanaannya, OMC dilakukan melalui metode penyemaian awan atau tabur garam yang difokuskan di wilayah Jawa Barat pada ketinggian sekitar 8.500 hingga 11.000 kaki.
Sebanyak 2.400 kilogram garam disebar ke atmosfer melalui tiga kali penerbangan sebagai upaya mengendalikan pembentukan awan hujan yang berpotensi memicu banjir di Jakarta.
Kegiatan Operasi Modifikasi Cuaca ini melibatkan sinergi lintas instansi antara BPBD DKI Jakarta, TNI Angkatan Udara, serta BMKG guna memastikan efektivitas dan keselamatan pelaksanaan di lapangan.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga mengingatkan warga agar segera menghubungi Call Center Jakarta Siaga 112 apabila menemukan atau mengalami kondisi darurat selama cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi.***
