JAKARTA – Manchester United (MU) memasuki fase tidak biasa setelah menjalani jeda panjang tanpa pertandingan kompetitif selama 24 hari yang disebut sebagai situasi “aneh” oleh pelatih interim Michael Carrick.
Kondisi Manchester United tanpa laga ini menjadi sorotan karena terjadi di tengah persaingan ketat papan atas Premier League yang semakin memanas menjelang akhir musim.
Jelang laga menghadapi Leeds United, Selasa (14/4/2026) pukul 02.00 WIB dini hari, skuad Setan Merah disebut berada dalam kondisi segar dan penuh energi setelah melewati periode jeda internasional yang cukup panjang.
Terakhir kali Manchester United tampil adalah pada 20 Maret saat bermain imbang 2-2 melawan AFC Bournemouth dalam laga yang berlangsung sengit namun tidak sedramatis pertemuan sebelumnya.
Mengutip laporan Sports Illustrated, Senin, Absennya Manchester United dari kompetisi Eropa serta tersingkir dari ajang domestik membuat mereka memiliki waktu istirahat lebih panjang dibanding klub rival lainnya.
Akibatnya, ketika kembali bermain di Old Trafford, jarak antar pertandingan yang mencapai lebih dari tiga minggu menjadi salah satu yang terpanjang musim ini.
Michael Carrick mengakui kondisi tersebut terasa tidak biasa, tetapi tetap memberikan dampak positif bagi kesiapan tim secara keseluruhan.
“Kami sudah tidak sabar untuk kembali bermain karena beberapa minggu terakhir terasa aneh, tetapi juga penuh aktivitas bagi para pemain,” ujar Carrick.
Ia menambahkan bahwa pemain yang tidak mengikuti agenda tim nasional merasakan ritme berbeda dibandingkan mereka yang menjalani jeda internasional.
“Memang jika dilihat sekilas terasa seperti 24 hari tanpa pertandingan, tetapi sebenarnya banyak hal yang terjadi di dalam periode itu,” lanjutnya.
Carrick juga menegaskan bahwa tim kini menunjukkan tanda-tanda kebangkitan secara mental dan fisik menjelang pertandingan penting.
“Para pemain kembali berkumpul dengan kondisi yang sangat segar dan suasana tim terasa positif serta penuh energi,” katanya.
Manchester United saat ini menempati posisi ketiga klasemen sementara Liga Inggris dengan raihan 55 poin, unggul tipis dari rival terdekat.
Persaingan semakin ketat karena Aston Villa, Liverpool FC, dan Chelsea FC terus membayangi posisi mereka di papan atas.
Situasi klasemen masih berpotensi berubah sebelum laga melawan Leeds dimulai, tergantung hasil pertandingan tim-tim pesaing.
Jika rival berhasil meraih kemenangan, tekanan besar akan langsung mengarah ke Manchester United untuk mengamankan tiga poin.
Meski demikian, hasil kompetisi Eropa musim ini memberikan keuntungan tambahan bagi klub Inggris karena posisi lima besar kini cukup untuk lolos ke Liga Champions.
Carrick menilai peluang tersebut sebagai keuntungan, tetapi menegaskan bahwa timnya tetap fokus pada performa sendiri.
“Semakin banyak peluang untuk lolos ke kompetisi Eropa tentu bagus, tetapi kami ingin berada di posisi terbaik karena itu target utama kami,” tegas Carrick.
Ia juga mengakui bahwa persaingan ketat antar klub Inggris justru memberikan dampak positif bagi kualitas liga secara keseluruhan.
Namun, Carrick menegaskan bahwa ambisi utama Manchester United tetap bersifat internal dan tidak bergantung pada hasil tim lain.***