JAKARTA – Sehari menjelang dimulainya MotoGP Mandalika 2025, ribuan aparat gabungan dari Polda NTB, TNI, dan instansi terkait resmi diturunkan dalam Operasi Mandalika Rinjani 2025 untuk memastikan keamanan event balap dunia tersebut berlangsung lancar dan kondusif.
Persiapan pengamanan terlihat jelas melalui apel pasukan di area parkir Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, NTB, Kamis (2/10/2025) pagi, yang dipimpin Direktur Pamobvit Polda NTB Kombes Pol I Wayan Winaya selaku Kepala Operasi Mandalika Rinjani 2025.
Dalam arahannya, Kombes Winaya menegaskan bahwa seluruh personel di masing-masing satuan tugas harus memahami peran dan tanggung jawab agar pelaksanaan operasi berjalan maksimal.
“Dengan pemahaman yang jelas, kita berharap setiap potensi gangguan, ambang gangguan, hingga gangguan nyata dapat diantisipasi sejak dini,” tegas Kaops Mandalika Rinjani 2025 dikutip dari Media Hub Polri.
Ia juga mengingatkan bahwa pengamanan tidak hanya mengandalkan jumlah personel, tetapi juga kesiapan dalam membaca situasi lapangan, mengenali medan, dan cepat merespons dinamika yang mungkin terjadi.
“Personel harus sigap, cepat, dan tepat dalam menghadapi setiap situasi. Ini menjadi kunci agar operasi berjalan aman, terkendali, dan sukses,” ujar Dirpamobvit Polda NTB itu.
Menurutnya, MotoGP Mandalika bukan sekadar ajang olahraga, melainkan momentum besar yang mencerminkan citra Indonesia di mata dunia sehingga dibutuhkan disiplin, kerja sama lintas instansi, dan soliditas tinggi.
“Mari bersama-sama kita sukseskan perhelatan MotoGP Mandalika 2025. Dengan sinergi dan disiplin, kita wujudkan keamanan dan kenyamanan bagi seluruh peserta maupun penonton,” pungkas Kombes Winaya.
Dengan kesiapan ribuan aparat di lapangan, masyarakat dan penonton diharapkan dapat menikmati balapan internasional ini dengan rasa aman, nyaman, dan bangga sebagai tuan rumah MotoGP Mandalika 2025.***
