JAKARTA – Setelah absen panjang akibat cedera yang dideritanya dalam kecelakaan pada Grand Prix Qatar, Jorge Martin akhirnya kembali mengendarai RS-GP dalam satu hari tes tertutup di Sirkuit Misano, Rabu lalu. Tes tersebut sekaligus menandai pemanfaatan regulasi baru yang diinisiasi oleh Aprilia selama masa absennya.
Martin diperkirakan akan kembali berlaga di Grand Prix Brno akhir pekan depan, menjelang jeda musim panas. Di balik pemulihan fisiknya, Martin juga terlibat dalam perselisihan kontrak dengan pihak Aprilia, termasuk upaya menggunakan klausul pelepasan yang memicu ketegangan selama GP Belanda.
Meski demikian, kembalinya Martin mendapat sambutan positif dari rekan pembalap Marco Bezzecchi.
“Akan bagus,” ujarnya pada hari Kamis menjelang Grand Prix Jerman. “Senang melihatnya di tes. Saya rasa Massimo [Rivola, CEO] dan seluruh Aprilia telah bekerja dengan baik dalam menyelenggarakan tes ini.”
“Jadi, kembalinya dia merupakan hal yang positif bagi kami, dia pasti akan membawa informasi yang baik ke seluruh pabrik. Jadi, semoga saya bisa belajar sesuatu darinya.”
Bezzecchi sendiri tengah berada dalam tren positif usai mencatat dua podium beruntun, termasuk posisi kedua di Grand Prix Belanda. Ia juga sukses meraih kemenangan pada GP Inggris di penghujung Mei lalu.
Menjelang GP Jerman di Sachsenring, Bezzecchi tetap realistis soal peluangnya bersaing dengan Ducati:
“Yah, selalu sulit untuk mengetahuinya sebelum akhir pekan dimulai. Tapi kami datang dari momen yang bagus. Di Assen saya kompetitif, jadi targetnya adalah mencoba melanjutkannya dengan cara ini.”
“Trek ini selalu bagus untuk saya. Saya selalu menikmati balapan di sini. Tahun lalu saya sangat kesulitan, tetapi saya pikir sekarang suasananya berbeda. Jadi, saya akan berusaha sebaik mungkin untuk tetap kompetitif dan membawa pulang hasil yang bagus.”
