SULSEL – Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) berduka cita mendalam atas wafatnya Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Mayjen TNI (Purn) Salim S. Mengga. Pejabat nomor dua di provinsi tersebut menghembuskan napas terakhir pada Sabtu pagi, 31 Januari 2026, di Rumah Sakit Siloam Makassar, Sulawesi Selatan.
Kepergian Salim S. Mengga yang baru menjabat sebagai Wakil Gubernur Sulbar periode 2025–2030 ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan sesama pejabat, serta seluruh masyarakat Sulbar. Almarhum dikenal sebagai sosok pemimpin militer senior yang beralih ke dunia politik dan terus menunjukkan dedikasi tinggi bagi pembangunan daerah.
Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam atas kepergian sahabat dan rekannya tersebut.
“Saya Gubernur dan seluruh rakyat Sulbar sangat kehilangan sosok teladan, pemimpin yang istiqomah, pemimpin yang sangat mencintai rakyatnya. Selamat jalan kakanda, sahabat sekaligus orang yang kami tuakan. Kami doakan Allah SWT menempatkanmu di tempat yang mulia” ucap SDK dalam keterangannya, Sabtu (31/1/2026).
SDK juga menyampaikan doa agar keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini.
Jenazah almarhum rencananya akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta. Sebelumnya, jenazah akan diterbangkan ke ibu kota untuk disemayamkan terlebih dahulu di rumah keluarga.
Jejak Karier dari Militer hingga Politik
Salim S. Mengga merupakan purnawirawan TNI Angkatan Darat dengan pangkat terakhir Mayor Jenderal. Dalam karier militernya, ia pernah menjabat sebagai Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XV/Pattimura periode 2005–2006.
Setelah memasuki masa pensiun, almarhum terjun ke dunia politik dengan bergabung di Partai Demokrat. Ia berhasil terpilih sebagai anggota DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) Sulawesi Barat pada dua periode berturut-turut, yakni 2009–2014 dan 2014–2019.
Pada Pilkada 2024, Salim S. Mengga kembali dipilih masyarakat Sulbar untuk mendampingi Suhardi Duka sebagai Wakil Gubernur. Ia dilantik secara resmi pada Februari 2025 bersama pasangan kepala daerah lainnya di Indonesia.
Kehilangan Salim S. Mengga menjadi pukulan berat bagi pemerintahan Sulbar yang baru memasuki tahap awal kepemimpinan periode ini. Berbagai pihak kini mengenangnya sebagai pemimpin yang rendah hati, tegas, dan selalu mengutamakan kepentingan rakyat.
Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Selamat jalan, Pak Wagub Salim S. Mengga. Semoga amal ibadahnya diterima dan keluarga diberi kekuatan.