JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengonfirmasi adanya gangguan operasional di wilayah Stasiun Bekasi Timur, Daerah Operasi 1 Jakarta, yang berdampak pada perjalanan kereta api, Senin.
Perusahaan menyatakan saat ini seluruh sumber daya difokuskan untuk menangani situasi di lokasi, terutama proses evakuasi penumpang dan awak kereta, serta penanganan korban dengan mengutamakan aspek keselamatan.
“Kami memahami situasi ini menimbulkan kekhawatiran bagi pelanggan dan keluarga yang menunggu kabar. Saat ini, seluruh upaya difokuskan pada proses evakuasi penumpang dan awak sarana, serta penanganan korban di lokasi kejadian dengan prioritas utama keselamatan.”
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, turut menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut. Ia menegaskan, penanganan cepat terhadap penumpang dan petugas menjadi fokus utama perusahaan.
“Kami menyampaikan permohonan maaf atas kejadian ini. Fokus kami saat ini adalah memastikan seluruh penumpang dan petugas mendapatkan penanganan secepat mungkin dan sebaik mungkin. Kami juga terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait di lapangan,” ujarnya.
KAI memastikan akan terus menyampaikan perkembangan terbaru secara berkala seiring proses penanganan yang masih berlangsung di lapangan.
Untuk memperoleh informasi lebih lanjut, pelanggan dapat menghubungi layanan resmi KAI melalui WhatsApp 0811-2223-3121 atau Call Center 121.
KAI Minta Maaf Usai Insiden di Bekasi Timur