Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., terjun langsung melakukan survei kesiapan infrastruktur di wilayah Jambi dan Sumatra Selatan. Polri berkomitmen memastikan perjalanan pulang kampung masyarakat tahun ini berjalan selamat, lancar, dan penuh berkah.
Kesiapan Tol Trans Sumatra: Jambi ke Palembang
Dalam kunjungannya mendampingi Kapolda Jambi, Kakorlantas meninjau progres signifikan pada ruas tol yang menghubungkan Jambi menuju Palembang.
Kakorlantas mengatakan sepanjang 34 km jalur tol sudah beroperasi penuh. Polri berkoordinasi dengan pihak HK untuk mengupayakan tambahan 74 km jalur tol agar bisa digunakan secara fungsional saat Operasi Ketupat nanti.
Sementara untuk konektivitas Riau & Sumbar, meski masih dalam tahap pembangunan, jalur sepanjang 19 km ke arah Riau dan Sumatra Barat sudah mulai bisa dilintasi untuk membantu memecah kepadatan.
Larangan Kendaraan Overdimensi (ODOL)
Salah satu poin tegas yang disampaikan Kakorlantas adalah penertiban kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL).
“Saya lihat Trans Sumatra cukup terkendali, tapi masih banyak kendaraan overdimensi yang beroperasi. Kami harap pada saat Operasi Ketupat nanti, kendaraan ini tidak beroperasi demi mengutamakan keselamatan saudara-saudara kita yang sedang mudik,” tegas Irjen Pol. Agus Suryonugroho.
Dengan volume kendaraan yang mencapai 5.000 unit per hari, kehadiran tol Trans Sumatra dianggap sangat strategis. Keberadaan jalur bebas hambatan ini diharapkan mampu memecah beban kendaraan dari jalur arteri, sehingga risiko kemacetan panjang dapat diminimalisir.
Negara Hadir di Setiap Pos Pengamanan
Operasi Ketupat 2026 di wilayah Jambi nantinya akan dipimpin langsung oleh Kapolda Jambi dengan skenario pengamanan yang matang.
“Tentunya baik nanti penempatan pospam, pospengamanan termasuk penempatan anggota saya yakin nanti ada latihan operasi nanti akan disimulasikan, skenario-skenario meyakinkan bahwa negara hadir untuk menjamin selama operasi ketupat itu,” tutup Kakorlantas.
Melalui kolaborasi antar-stakeholder, Polri optimis momentum spiritual dan sosial Lebaran 2026 dapat terjaga dengan kualitas mudik yang jauh lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.