JAKARTA – Kapolda Metro Jaya, Irjen Karyoto mendesak pengawasan ketat dari Propam Mabes Polri dan Kompolnas terkait kasus kematian tujuh remaja di Kali Bekasi.
Para remaja tersebut diduga melompat ke sungai saat mencoba melarikan diri dari razia polisi yang tengah membubarkan tawuran.
“Kami akan melibatkan Propam Mabes Polri dan Kompolnas untuk mengawasi proses investigasi ini,” katanya kepada wartawan.
Karyoto berkomitmen untuk terbuka dalam mengungkap penyebab kematian para remaja tersebut. Dia menegaskan, jika ditemukan adanya kelalaian dari petugas, tindakan tegas akan diberikan.
“Hasil forensik akan menentukan penyebab kematian. Jika ada kekerasan atau kelalaian, kami akan menyelidiki lebih lanjut. Propam Mabes Polri juga akan diminta mengawasi,” tegasnya.
Lebih lanjut, Karyoto menjelaskan bahwa sehari sebelum mayat para remaja ditemukan, Polsek Jatiasih telah menangkap puluhan remaja yang diduga hendak tawuran. Diduga, korban nekat melompat ke kali untuk menghindari patroli polisi.
“Diduga mereka melompat ke sungai karena takut terhadap patroli yang lewat. Saat ini, kami masih mendalami kejadian tersebut,” tutup Karyoto.