BOGOR – Kecelakaan beruntun yang melibatkan sejumlah kendaraan memicu kemacetan parah di Tol Jagorawi KM 27 arah Jakarta, Bogor, Jawa Barat. Peristiwa yang terjadi siang hari ini memaksa pengendara bertahan di antrean panjang, dengan satu lajur sempat tertutup total akibat evakuasi cepat.
Kecelakaan ini dilaporkan terjadi sekitar pukul 16.00 WIB, Sabtu (11/10/2025), tepat di kawasan Citeureup antara KM 28 hingga KM 27+400. Berdasarkan pantauan PT Jasa Marga melalui akun X resminya @PTJASAMARGA, kondisi lalu lintas langsung memburuk pasca-insiden.
“Tol_Jagorawi Citeureup Km 28-Km 27+400 arah Jakarta padat, dampak selesai kecelakaan beruntun,” tulis akun tersebut pukul 16.33 WIB.
Video amatir yang viral di media sosial menampilkan deretan mobil dan truk yang mengular panjang, dengan asap tipis mengepul dari salah satu kendaraan yang rusak ringan. Tim Penanganan Jalan Raya (PJR) Tol Jagorawi segera bergerak untuk mengurai kemacetan, memastikan alur lalu lintas kembali lancar dalam waktu singkat.
Dikonfirmasi terpisah kepada awak media, Kepala Induk PJR Tol Jagorawi Kompol Ahmad Jajuli menjelaskan kronologi singkat kejadian. “Beruntun (kecelakaan), tapi perbaikan masing-masing lanjut jalan,” ujarnya. Menurut Jajuli, para pengemudi yang terlibat berhasil menyelesaikan perbaikan sementara di tempat, sehingga evakuasi berjalan tanpa hambatan signifikan.
Berita baiknya, tidak ada korban jiwa atau luka berat yang dilaporkan dari kecelakaan ini. “Nggak ada korban,” tegas Jajuli, menambahkan bahwa insiden ini kemungkinan dipicu oleh faktor lalu lintas padat di akhir pekan.
Hingga pukul 17.01 WIB, situasi di lokasi sudah berangsur normal, meski pengendara disarankan tetap waspada terhadap potensi tabrakan berantai serupa.
Kecelakaan tol seperti ini sering menjadi peringatan bagi pengguna jalan tol di Indonesia, terutama di rute sibuk seperti Jagorawi yang menghubungkan Jakarta dan Bogor. Data Kementerian Perhubungan mencatat peningkatan insiden serupa sepanjang 2025, akibat volume kendaraan yang melonjak pasca-libur panjang.
Untuk menghindari hal serupa, PT Jasa Marga menyarankan pengendara memeriksa kondisi kendaraan sebelum berangkat dan menjaga jarak aman minimal 100 meter.
Pihak berwenang terus memantau arus lalu lintas secara real-time melalui aplikasi Jasa Marga. Masyarakat dapat mengakses update terbaru via situs resmi atau akun media sosial untuk rute tol Jagorawi arah Jakarta. Insiden ini menjadi pengingat betapa krusialnya keselamatan berkendara di jalan tol yang ramai.