BOGOR – Kecelakaan tol Ciawi menyisahkan kisah pilu bagi keluarga korban tewas akibat peristiwa tragis yang terjadi di Gerbang Tol Ciawi 2, Bogor, Selasa (4/2/2025) malam.
Sebanyak delapan orang dinyatakan meninggal dalam kecelakaan tol Ciawi tersebut. Salah satunya Yana Mulyana, dalam perjalanan ke bekasi bersama istrinya Yanti, anak balita dan tiga temannya.
Menurut kesaksian Yanti, korban yang berhasil selamat dan menjadi saksi mata kejadian pilu itu, mengungkapkan tabrakan berlangsung begitu cepat.
“Kejadiannya begitu cepat, suami saya keluar dari sebelah kanan mobil, mungkin terkena benturan. Sekarang dia sudah tidak ada lagi,” katanya, diunggah akun Instagram @radar_bogor, Rabu.
Selain kehilangan sang suami, korban juga mengalami luka di bagian kepala dan tangan. Dia bersama anaknya yang luka-luka selamat.
Insiden ini terjadi ketika mereka berlima yang merupakan keluarga hendak menuju Bekasi untuk urusan pekerjaan.
Saat tiba di gerbang tol, kartu e-toll mereka tidak dapat digunakan, sehingga suami korban turun dari mobil untuk meminjam e-toll. Di saat yang sama, kecelakaan beruntun pun terjadi.
Truk Hilang Kendali
Seperti diketahui, kecelakaan beruntun itu melibatkan enam kendaraan tepatnya di Gerbang Tol (GT) Ciawi arah Bogor-Jakarta.
Akibat peristiwa tersebut, delapan orang meregang nyawa dan 11 lainnya luka-luka.
Kejadiaan naas tersebut bermula saat truk pengangkut galon Aqua dengan nomor polisi B 9235 PYE, menabrak kendaraan yang sedang antre untuk membayar tol.
Insiden ini terjadi ketika truk yang dikemudikan oleh Bendi Wijaya kehilangan kendali dan menabrak kendaraan lain.***