JAKARTA – Pemain tim voli Daejon JungKwangJang Red Sparks, Park Hye-min, akhirnya kembali ke lapangan setelah absen cukup lama akibat cedera pergelangan kaki. Kembalinya outside hitter bernomor punggung 10 ini memberikan angin segar bagi tim yang tengah berada dalam performa terbaiknya pada Liga Voli Korea.
Park Hye-min baru saja diturunkan dalam dua pertandingan terkahir sebagai pemain pengganti. Meskipun belum diberi tugas penuh pada posisi utama, seperti melakukan serangan dari posisi empat, dia lebih sering berperan dalam menerima bola pertama. Kembalinya pemain yang sebelumnya absen cukup lama ini tentu memberi harapan baru bagi Red Sparks, yang kini memiliki lebih banyak pilihan pada lini serang.
“Saya pikir kekuatan fisik kami belum digunakan dalam situasi-situasi penting,” ujar kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon, yang menyoroti pentingnya kebugaran pemain inti meski tim telah meraih 12 kemenangan beruntun. Kesehatan fisik menjadi fokus utama di paruh kedua musim, terutama setelah Park Hye-min kembali pulih, seperti dilansir dari bolasport.
Absennya Park Hye-min sempat memberi kesempatan bagi para pemain muda seperti Gwak Seon-ok, Jeon Da-bin, dan Lee Seon-woo untuk tampil sebagai pelapis. Namun, dengan kembalinya Park, Red Sparks kini berada dalam posisi yang lebih kuat untuk mengarungi sisa musim ini.
Kondisi fisik pemain saat ini dianggap sebagai anugerah, terutama setelah musim lalu di mana tim harus berjuang tanpa dua pemain inti, Lee So-young dan Jung Ho-young, pada babak playoff.
Park Hye-min, yang baru saja menandatangani kontrak dengan Red Sparks setelah menjadi pemain bebas transfer pada akhir musim 2023-2024, kini mendapatkan bayaran sebesar 200 juta won atau sekitar 2,2 miliar rupiah. Meskipun belum menunjukkan performa terbaiknya, Park bertekad untuk memberikan kontribusi besar dan membantu Red Sparks meraih gelar juara musim ini.