JAKARTA – Gerakan Indonesia ASRI menjadi strategi terbaru Presiden RI untuk mempercepat penanganan sampah nasional dengan target desa, kelurahan, kecamatan, hingga ibu kota negara bersih dan tertata dalam waktu dekat.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) bukan sekadar slogan, melainkan langkah konkret membangun sistem kebersihan terpadu dari tingkat desa hingga pusat pemerintahan.
Melalui Gerakan Indonesia ASRI, pemerintah mendorong penguatan infrastruktur pengolahan sampah berbasis teknologi dalam negeri agar persoalan lingkungan tidak lagi menumpuk di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
“Indonesia harus berani memperbaiki semua bidang, semua sektor, termasuk kebersihan setiap desa, kecematan, kota, kabupaten, ibu kota provinsi, dan ibu kota negara.”
“Kita sudah mulai saudara-saudara sekalian. Saya minta Indonesia ASRI. Aman, Sehat, Resik dan Indah,” kata Prabowo di Jakarta, Jumat (13/2).
Fokus Teknologi Pengolah Sampah Ramah Lingkungan
Sebagai solusi konkret, pemerintah melibatkan sejumlah perguruan tinggi nasional untuk mengembangkan alat pengolah dan pemusnah sampah yang ramah lingkungan serta minim dampak pencemaran.
Langkah ini dinilai strategis karena pengembangan teknologi berbasis riset kampus memungkinkan lahirnya mesin daur ulang dan insinerator modern tanpa menimbulkan bau maupun kerusakan lingkungan.
“Saya terima kasih beberapa lembaga pendidikan kita telah mengembangkan alat-alat daur ulang, alat-alat pemusnah sampah yang ramah lingkungan, tidak merusak, tidak menimbulkan bau,” ujarnya.
Produksi Massal dan Distribusi hingga Desa
Prabowo menekankan bahwa alat pengolahan sampah hasil inovasi kampus tidak boleh berhenti pada tahap prototipe, melainkan harus diproduksi massal agar manfaatnya dirasakan langsung masyarakat.
Distribusi alat tersebut direncanakan menjangkau kelurahan dan kecamatan sehingga pengolahan sampah bisa dilakukan di sumbernya tanpa ketergantungan penuh pada TPA.
“Kita berharap ada alat-alat itu di setiap kelurahan kita, di setiap kecamatan kita, sehingga tidak perlu jauh-jauh ke TPA (Tempat Pembuangan Akhir). Ini kita akan laksanakan tahun ini,” tegasnya.
Target Eksekusi Tahun Ini
Pemerintah memastikan implementasi Gerakan Indonesia ASRI mulai berjalan tahun ini dengan fokus pada percepatan produksi dan penyebaran teknologi pengolah sampah.
Jika terealisasi sesuai rencana, kebijakan ini berpotensi mengurangi beban TPA, menekan polusi, serta menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan estetis dari desa hingga ibu kota negara.
Gerakan Indonesia ASRI diharapkan menjadi tonggak perubahan pola pengelolaan sampah nasional berbasis inovasi, desentralisasi, dan partisipasi masyarakat.***
