JAKARTA – Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) resmi menggelar Lomba Menulis Surat Tingkat Nasional 2025 dengan mengangkat tema ‘Surat untuk Pahlawanku‘ sebagai upaya membangkitkan kembali tradisi surat menyurat di kalangan generasi muda.
Ajang literasi ini dihadirkan untuk mendorong siswa SMP, SMA, hingga mahasiswa menyalurkan ide, gagasan, serta perasaan melalui medium surat yang kini kian jarang digunakan dalam komunikasi sehari-hari.
Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, menegaskan bahwa lomba menulis surat bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan bagian dari nostalgia yang memberi ruang bagi generasi muda untuk mengekspresikan diri.
“Surat menyurat ini bisa dianggap sebagai bagian dari kegiatan nostalgia,” kata Fadli Zon dalam Taklimat Media Lomba Menulis Surat Nasional 2025: Surat untuk Pahlawanku di Gedung Kemenbud, Jakarta Selatan, Jumat (3/10/2025).
Ia menjelaskan, budaya menulis surat sejatinya memperkuat keterampilan literasi, melatih pola pikir yang terstruktur, dan membangun komunikasi emosional antarindividu.
Fadli juga mengenang bahwa generasi terdahulu terbiasa menulis surat yang dinilai langsung oleh para guru, sehingga kegiatan tersebut melatih daya imajinasi sekaligus kreativitas.
“Menulis bukan sekedar menyampaikan pesan, namun bagaimana untuk mengepresikan imajinasi,” ucap Menbud Fadli.
Menurutnya, imajinasi yang dituangkan dalam surat dapat mencerminkan karakter pribadi sekaligus menumbuhkan kreativitas literasi yang lebih mendalam.
Melalui lomba bertema “Surat untuk Pahlawanku”, Kemenbud berharap siswa dan mahasiswa dapat meneladani nilai kepahlawanan sekaligus memperkuat kecintaan terhadap tanah air.
“Karena pesertanya adalah siswa-siswi SMP, SMA, dan mahasiswa. Jadi tentu mereka yang masih merupakan bagian dari Gen Z,” ujarnya menjelaskan.
Dukungan juga datang dari PT Pos Indonesia yang akan membantu penyebaran informasi lomba hingga pelosok negeri agar seluruh lapisan generasi muda dapat berpartisipasi.
“Kami upayakan akan menyebarkan kegiatan ini ke sekolah-sekolah SMP, SMA, dan Perguruan Tinggi,” ujar Wakil Direktur Keuangan PT Pos Indonesia, Adrian Kurniawan.
Adrian menambahkan, pihaknya memanfaatkan berbagai saluran, termasuk media sosial dan jaringan udara, untuk memastikan informasi perlombaan menjangkau masyarakat lebih luas.
“Penyampaian informasi ini tidak hanya di darat, tapi juga di udara. Sehingga kegiatan lomba ini bisa lebih luas lagi,” ucapnya.
Berdasarkan jadwal resmi, lomba akan berlangsung pada 3 Oktober hingga 3 November 2025, dan pemenang rencananya diumumkan pada 15 November 2025.***