JAKARTA – Memperingati Iduladha 1446 Hijriah, Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) menggelar penyerahan hewan kurban secara simbolis pada Jumat, 6 Juni 2025.
Acara ini dipimpin langsung oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon dan menjadi langkah perdana kementerian dalam merayakan Iduladha lewat penyaluran kurban secara resmi.
Penyerahan ini menjadi simbol solidaritas sosial dan pelestarian budaya berbagi.
Dalam sambutan resminya, Fadli Zon menekankan bahwa pelaksanaan kurban bukan sekadar rutinitas keagamaan, melainkan bagian dari nilai kemanusiaan yang harus dijaga.
“Ini merupakan bagian dari peringatan untuk kita selalu ingat kepada yang lain, pengorbanan, berkorban, dan juga toleransi,” ujarnya.
Ia menegaskan, berkurban merefleksikan semangat gotong royong yang telah mengakar kuat dalam budaya bangsa Indonesia.
Total 33 ekor hewan kurban disalurkan, terdiri atas 26 ekor sapi dari jenis limosin-simental berbobot rata-rata 440 kilogram, dan 7 ekor kambing berbobot sekitar 50 kilogram per ekor.
Jika ditotal, seluruh hewan kurban tersebut memiliki berat sekitar 10,7 ton, yang diperkirakan akan menghasilkan kurang lebih 5,7 ton daging segar.
“Daging kurban tersebut akan dikemas dalam bentuk paket 2 kg dan didistribusikan kepada sekitar 2.958 mustahik,” jelas Fadli.
Distribusi daging kurban menyasar dua kelompok utama: sebanyak 1.240 mustahik dari kalangan ASN dan Non-ASN di lingkungan Kemenbud Jakarta.
Lalu 1.718 orang penerima lainnya melalui jaringan Dewan Kemakmuran Masjid dan lembaga sosial keagamaan yang tersebar di kawasan Jabodetabek.
Skema ini dilakukan untuk menjamin penyaluran daging kurban secara merata dan tepat sasaran.
Menbud berharap kegiatan ini bisa menjadi cermin kepedulian yang berkelanjutan, tidak hanya dalam rangka Iduladha tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menyampaikan bahwa momentum kurban tahun ini menjadi ajakan untuk memperkuat solidaritas sosial, empati, dan kesetiakawanan kepada sesama.
“Semangat berbagi inilah yang harus terus ditumbuhkan sebagai karakter budaya bangsa.”***