Kementerian Kesehatan melaporkan hingga 23 Juni 2022, sebanyak 70 kasus kumulatif dugaan hepatitis akut misterius sudah tersebar di 21 provinsi Indonesia. Hal tersebut disampaikan langsung juru bicara Kementerian Kesehatan Mohammad Syahril, dalam konferensi pers virtual di Jakarta baru – baru ini.