Dalam upaya menjaga stabilitas dan kemajuan industri nasional di tengah tantangan global, Komisi VII DPR RI bersama Kementerian Perindustrian menggelar rapat kerja di kompleks parlemen, Jakarta. Rapat ini membahas kondisi terkini sektor manufaktur dan langkah antisipasi menghadapi tekanan ekonomi global.
Wakil Menteri Perindustrian, Faisol Riza, menyampaikan bahwa tren ekonomi di sektor manufaktur sedang mengalami penurunan. Kondisi ini dipicu oleh berkurangnya belanja bahan baku, terutama yang diimpor, akibat berbagai hambatan seperti kebijakan dumping dan safeguard di perbatasan serta gangguan dalam proses transhipment.
Untuk mengatasi hal tersebut, Kementerian Perindustrian terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait guna mengantisipasi hambatan pengiriman barang dan menjaga kelancaran rantai pasok industri nasional.
DPR meminta agar Kementerian Perindustrian menjaga hubungan baik dengan mitra dagang, menguatkan pasar dalam negeri, membina industri lokal, serta membentuk sistem cadangan industri nasional. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat daya saing industri dan menjaga stabilitas ekonomi di tengah dinamika global.
Dengan sinergi yang kuat antara legislatif dan eksekutif, sektor manufaktur Indonesia diharapkan dapat kembali bangkit dan menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.
Laporan – Jakarta / Garuda TV
Caption | Admin: Raihana