SULBAR – Tim Pemantauan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) melakukan inspeksi langsung ke Balai Penyuluhan KB Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Kamis (16/10/2025). Kunjungan ini merupakan rangkaian pemantauan setelah sebelumnya tim mengunjungi lokasi Program Pelayanan Pengasuhan Gizi (SPPG) di Kelurahan Rangas.
Program MBG menyasar kelompok rentan yang disebut sasaran 3B, yaitu bumil (ibu hamil), busui (ibu menyusui), dan balita non-PAUD. Tim Pemantauan MBG Kemensetneg memberikan apresiasi tinggi kepada Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN atas perannya yang aktif mengawal pelaksanaan program ini demi menekan angka stunting di wilayah tersebut.
“Kemendukbangga/BKKBN bersama Badan Gizi Nasional telah menjalin kerja sama strategis untuk memanfaatkan data keluarga berisiko stunting dan Tim Pendamping Keluarga (TPK) guna mendukung penyaluran MBG kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD,” jelas tim dari Kemensetneg.
Di Sulawesi Barat, khususnya Kecamatan Simboro, pelaksanaan MBG baru menjangkau 59 sasaran ibu hamil dan ibu menyusui yang tersebar di Kelurahan Rangas dan Simboro. Kondisi ini menjadi perhatian khusus bagi tim pemantau agar cakupan program bisa segera diperluas.
Dalam kunjungan tersebut, penyuluh KB Kecamatan Simboro menyampaikan aspirasi terkait distribusi MBG bagi sasaran 3B. Ia menyoroti bahwa standar biaya untuk kader yang bertugas mendistribusikan makanan bergizi belum sesuai dengan kondisi geografis yang menantang. “Jarak antar rumah sasaran cukup jauh dan medan yang dilalui sangat ekstrim sehingga biaya distribusi perlu penyesuaian,” ujarnya.
Lebih lanjut, penyuluh KB mengapresiasi SPPG Rangas yang aktif menerima masukan terkait menu makanan bagi sasaran 3B. Efek positif dari program ini sudah mulai dirasakan, salah satunya adalah seorang ibu hamil di Kelurahan Rangas yang sebelumnya terindikasi kurang energi kronis (KEK). Berkat intervensi MBG selama tiga bulan, ibu tersebut berhasil melahirkan bayi dengan berat dan tinggi badan ideal.
Program Makan Bergizi Gratis bagi sasaran 3B ini diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan dalam menurunkan angka stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak di Sulawesi Barat.