JAKARTA – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus bergerak maju setelah menerima Rekomendasi Laporan Hasil Audit dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI untuk tahun 2024. Komitmen menuntaskan seluruh rekomendasi BPK sebagai bagian dari upaya meningkatkan akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan keuangan negara.
“Rekomendasi dari BPK kami jadikan sebagai landasan untuk memperkuat organisasi Kementerian ATR/BPN. Ini adalah komitmen besar yang kami pegang untuk menyelesaikan setiap poin rekomendasi,” kata
Inspektur Jenderal Kementerian ATR/BPN, Dalu Agung Darmawan.
Sebagai langkah konkret, Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid membentuk sebuah tim khusus yang dipimpin oleh Dwi Budi Martono, Inspektur Wilayah II. Tim ini bertugas merancang strategi dan mengumpulkan data yang diperlukan untuk menyelesaikan rekomendasi-rekomendasi tersebut.
“Suksesnya penyelesaian rekomendasi ini bergantung pada komitmen semua Satuan Kerja, baik di tingkat pusat maupun daerah. Tanpa kerja keras bersama, tujuan ini tak akan tercapai,” tambah Dalu Agung Darmawan.
Dwi Budi Martono menjelaskan bahwa rekomendasi yang dihadapi oleh Kementerian ATR/BPN terbagi dalam beberapa klaster berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 42 Tahun 2011. Beberapa di antaranya terkait pengembalian barang ke negara, perbaikan barang/jasa dalam pembangunan, serta pengelolaan administrasi yang lebih baik.
“Proses ini akan dipantau secara langsung oleh Menteri. Setiap bulan, beliau akan meminta laporan perkembangan penyelesaian rekomendasi. Hal ini adalah langkah nyata yang menunjukkan betapa besarnya keterlibatan pimpinan dalam proses penyelesaian ini,” tegas Dwi Budi Martono.
Dalam perjalanan penyelesaian ini, Kementerian ATR/BPN juga akan menjaga komunikasi intensif dengan BPK RI, guna memastikan bahwa setiap langkah yang diambil sesuai prosedur dan dapat diselesaikan dengan tuntas. Ini menjadi momentum penting untuk memastikan bahwa setiap temuan BPK dapat segera ditindaklanjuti dengan maksimal.