Nasib kurang beruntung kembali menimpa juara dunia F1 tujuh kali, Lewis Hamilton. Pembalap Ferrari tersebut harus menelan pil pahit di GP Hungaria setelah diganjar penalti tambahan waktu 5 detik akibat speeding (melebihi batas kecepatan) di area pit lane pada balapan sepanjang 70 lap di Sirkuit Hungaroring.
Hukuman ini menjadi penalti keduanya hanya dalam kurun waktu dua hari. Sebelumnya, posisi start Hamilton sudah dipangkas tiga tingkat dari posisi kedua akibat dianggap menghalangi pembalap McLaren, Oscar Piastri, pada sesi kualifikasi.
Posisi Melorot ke P5, Kalah Tipis 0,1 km/jam
Kombinasi dua penalti tersebut menghancurkan peluang Hamilton untuk berebut podium juara. Meski berhasil menyentuh garis finish di posisi keempat, penalti 5 detik membuatnya melorot ke urutan kelima—tepat di belakang rekan setimnya di Ferrari, Charles Leclerc.
Keputusan stewards terasa makin menyakitkan karena Hamilton diketahui hanya melewati batas kecepatan 80 km/jam sebesar 0,1 km/jam saja.
Kondisi ini memperlebar jaraknya menjadi 50 poin di belakang pembalap Mercedes, Andrea Kimi Antonelli, yang sukses mengamankan podium ketiga menjelang libur musim panas.
“Mereka membagikan penalti seperti orang gila!” celetuk Hamilton dengan nada frustrasi kepada race engineer-nya, Carlo Santi, saat diberitahu tentang hukuman tersebut via radio tim.
Badai Penalti dalam 3 Seri Terakhir
Hukuman di Hungaroring melengkapi catatan kelam Hamilton yang mengoleksi total empat penalti dari stewards dalam tiga akhir pekan balapan terakhir:
-
GP Silverstone: Penalti 5 detik akibat false start.
-
GP Spa (Sirkuit Spa-Francorchamps): Penalti 5 detik akibat insiden benturan di lap pertama dengan George Russell.
-
GP Hungaria: Penalti pangkas 3 posisi grid (kualifikasi) & penalti 5 detik pit lane speeding (balapan utama).
“Setiap kali saya memberi kesempatan sekecil apa pun kepada para stewards, setiap kali itu pula mereka pasti memberi saya penalti,” kata Hamilton usai mengibarkan bendera finish.
Tak hanya geram pada keputusan pengawas balapan, Hamilton juga menyayangkan strategi pit stop yang diinstruksikan oleh tim Ferrari. Menurutnya, kondisi bannya masih sangat prima untuk terus melaju tanpa harus masuk ke pit.
Instruksi pit stop datang tepat di pintu masuk pit lane, sehingga tidak ada waktu baginya untuk berdiskusi. Hamilton yakin tanpa pit stop tambahan tersebut, ia setidaknya mampu mengamankan posisi ketiga dan terhindar dari insiden speeding.
“Tiga balapan terakhir ini sangat tidak bagus buat saya. Banyak kesalahan yang harus saya bayar mahal. Ke depannya saya harus bekerja keras agar tidak memberikan celah sedikit pun bagi mereka untuk memberi saya penalti lagi,” pungkasnya.



