JAKARTA – Bintang muda Juventus, Kenan Yildiz, kini menjadi sorotan utama di Eropa berkat penampilan impresifnya bersama I Bianconeri. Winger berusia 20 tahun ini berhasil menarik perhatian sejumlah klub besar, termasuk Barcelona, Chelsea, dan Arsenal, yang tengah memantau perkembangan sang pemain.
Namun, meski banyak tawaran menggoda datang dari klub-klub raksasa, Juventus dikabarkan tidak berniat melepas sang wonderkid dan tengah berupaya memperpanjang kontraknya. Saat ini, Yildiz masih terikat kontrak hingga 30 Juni 2029, tetapi negosiasi sudah dimulai untuk memastikan sang pemain tetap bertahan di Allianz Stadium dalam jangka panjang.
Negosiasi Gaji Menjadi Kendala
Laporan dari Tuttosport mengungkapkan bahwa Kenan Yildiz meminta kenaikan gaji yang signifikan dalam kontrak barunya, yaitu sekitar 5 juta euro per tahun. Sementara itu, Juventus hanya menawarkan 4,5 juta euro, sehingga masih terdapat selisih sekitar 500 ribu euro yang perlu dinegosiasikan.
Meskipun Yildiz kini menjadi salah satu pemain penting di skuad Juventus, ia saat ini hanya menerima 1,7 juta euro per musim—jumlah yang tergolong rendah untuk seorang pemain yang telah menjadi sosok tak tergantikan dalam tim utama. Sejak membela tim senior Juventus pada musim 2023/2024, Yildiz telah mencatatkan 18 gol dan 15 assist dari 92 pertandingan di seluruh ajang kompetisi.
Tiga Raksasa Eropa Mengintai
Ketertarikan klub-klub besar Eropa terhadap Yildiz semakin memperburuk posisi Juventus. Chelsea, Arsenal, dan Barcelona dilaporkan terus memantau situasi winger Timnas Turki tersebut. Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, Chelsea bahkan pernah mengajukan tawaran hampir 70 juta euro pada bursa transfer musim panas 2025 untuk menebus Yildiz dari Juventus. Namun, tawaran tersebut langsung ditolak oleh Juventus, yang tetap percaya bahwa Yildiz adalah bagian penting dari masa depan klub.
Tidak hanya tawaran transfer besar, Chelsea dikabarkan siap menggoda Yildiz dengan gaji sebesar 10 juta euro per tahun, angka yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan yang diterima Yildiz di Turin. Sementara itu, Arsenal dikabarkan telah mengirimkan pemandu bakat untuk mengamati performa Yildiz secara langsung dalam laga Serie A melawan AC Milan.
Juventus dalam Posisi Sulit
Kini, Juventus berada di posisi yang cukup sulit. Mereka ingin mempertahankan Yildiz sebagai wajah baru klub, namun godaan finansial dari Premier League dan daya tarik Barcelona bisa saja menggoyahkan sang pemain muda. Jika negosiasi kontrak ini gagal diselesaikan, Juventus mungkin akan kehilangan bintang mudanya, seperti yang pernah terjadi dengan beberapa pemain potensial lainnya yang akhirnya bersinar di luar Italia.
Kenan Yildiz sendiri lahir di Jerman dan pernah memperkuat tim muda Bayern Munchen sebelum bergabung dengan akademi Juventus pada 2022. Ia memilih untuk memperkuat Timnas Turki dan kini menjadi salah satu pemain muda paling menjanjikan di Eropa berkat kecepatan, teknik tinggi, dan visi bermain yang luar biasa. Pada usia 20 tahun, Yildiz telah menembus tim utama Juventus dan menjadi salah satu pemain yang dianggap tak tergantikan di dalam tim.
Juventus kini harus bekerja keras untuk mempertahankan talenta besar ini, agar tidak kehilangan bintang muda yang berpotensi menjadi pemain kunci di masa depan.