MADINAH – Komitmen terhadap pelayanan terbaik bagi jemaah haji Indonesia kembali ditekankan oleh Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Muchlis Muhammad Hanafi.
Dalam kunjungannya ke Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA), Madinah, pada Selasa, 6 Mei 2025, Muchlis menyampaikan pesan motivasi kepada seluruh petugas Daerah Kerja (Daker) Bandara agar terus memberikan layanan prima selama operasional haji berlangsung.
Didampingi oleh Kepala Daker Bandara Abdul Basir dan Sekretaris Ihsan Faisal, Muchlis meninjau langsung kesiapan petugas di empat titik strategis pintu kedatangan jemaah.
Kunjungan dimulai dari paviliun “keong”, area transit utama bagi jemaah sebelum menaiki bus ke hotel, hingga menyusuri berbagai fasilitas seperti Terminal Internasional dan Terminal Fast Track (Makkah Route) di lantai dasar bandara.
“Teruslah komitmen memberikan layanan prima kepada jemaah haji Indonesia,” kata Muchlis saat menyapa petugas di Bandara Fast Track.
Kehadiran Muchlis menjadi suntikan semangat tersendiri bagi para petugas yang bekerja tanpa henti melayani jemaah dari berbagai kloter.
Ia memberikan apresiasi khusus kepada tim yang bertugas di Terminal Fast Track, terutama atas kepedulian terhadap jemaah lanjut usia dan penyandang disabilitas yang memerlukan penanganan ekstra.
Kunjungan ini tidak hanya menunjukkan kepedulian dari pucuk pimpinan, tetapi juga memastikan langsung bahwa setiap elemen layanan berjalan optimal sesuai standar operasional.
Para petugas yang mengenakan seragam biru menjadi ujung tombak dalam memastikan jemaah merasa nyaman dan terbantu setibanya di Tanah Suci.
Dalam kesempatan yang sama, Muchlis juga menyempatkan diri menyapa jemaah haji Kloter 13 dari Embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG-13).
Sambutan hangatnya disambut senyum lebar para jemaah yang merasa diperhatikan dan didampingi sejak mendarat di Arab Saudi.
“Kalau ada keluhan, sampaikan kepada petugas yang pakai baju warna biru,” ujar Muchlis disambut senyum bahagia jemaah.
Kehadiran langsung Ketua PPIH di lapangan memberi kesan mendalam bahwa negara hadir secara nyata dalam memastikan proses ibadah haji berjalan dengan lancar, aman, dan bermartabat.***
