JAKARTA – Dunia sepak bola Palestina berduka atas meninggalnya kiper tim nasional, Saleem Al-Ashqar, setelah insiden penembakan di Jalur Gaza pada akhir Juni 2026.
Kabar tersebut dikonfirmasi oleh Palestinian Football Association yang menyampaikan belasungkawa atas kepergian pemain berusia 32 tahun itu.
Saleem dikenal sebagai penjaga gawang klub Khadamat Khan Younis dan pernah memperkuat sejumlah tim lokal di Gaza. Ia tercatat sebagai salah satu dari lebih 1.000 atlet Palestina yang dilaporkan meninggal sejak eskalasi konflik pada Oktober 2023.
Kehidupan pribadi Saleem turut menyentuh publik. Ia baru menikah lima bulan lalu dan meninggalkan seorang istri yang tengah menantikan kelahiran anak pertama mereka. Kisah ini memicu gelombang simpati dan ungkapan belasungkawa dari komunitas sepak bola serta masyarakat internasional.
Kepergian Saleem Al-Ashqar menambah daftar panjang korban jiwa dari kalangan atlet Palestina, sekaligus menyoroti dampak tragis konflik terhadap dunia olahraga dan kehidupan sipil di Gaza.